BIAK (LINTAS PAPUA) – Salah satu Atraksi budaya yang turut dihadirkan dalam Festival Biak Munara Wampasi ke VII tahun 2019 yakni Snap mor atau lebih dikenal dengan berburu ikan di air laut surut. Atraksi ini di gelar di Kampung Sansundi Distrik Bondifuar Kabupaten Biak Numfor.

Salah satu Atraksi budaya yang turut dihadirkan dalam Festival Biak Munara Wampasi ke VII tahun 2019 yakni Snap mor atau lebih dikenal dengan berburu ikan di air laut surut. Atraksi ini di gelar di Kampung Sansundi Distrik Bondifuar Kabupaten Biak Numfor. (Viona)

Ratusan masyarakat Kabupaten Biak Numfor dari berbagai tempat antusias mengikuti Snap Mor. Hal ini terlihat sejak pagi hari Kampung Sansundi telahcdi padati masyarakat untuk mengikuti Snap mor. Mereka berdatangan dengan membawa berbagai macam perlengkapan untuk menangkap ikan seperti Kalawai, jubi dan juga alat tangkap ikan yang lainnya.

Snap mor merupakan suatu tradisi yang dilakukan oleh masyarakat di pesisir pantai yang dalam kurun waktu tertentu di protect atau dalam istilah nya di sebut Sasi yakni perlindungan kawasan tertentu yang tidak boleh disentuh dalam kurun waktu tiga atau enam bulan sehingga pada saat waktu yang ditentukan barulah di buka kembali oleh masyarakat di wilayah tersebut.

Hal ini pula yang dilakukan oleh masyarakat Kampung Sansundi dimana mereka telah men – Sasi pantai di sekitar kurang lebih selama tiga bulan lamanya. Dan selanjutnya akan dibuka kembali, namun sebelum itu dilakukan berbagai ritual dan selanjutnya menggelar Snap Mor.

Tampak suasana dalam Festival Biak Munara Wampasi 2019 di Biak Numfor. (Viona)

Dalam sambutannya Sebelum membuka kegiatan Snap Mor, Sekretaris Daerah Markus O. Mansenmbra mewakili Bupati Biak Numfor memberikan apresiasi dan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat khususnya yang berada di Kampung Sansundi yang telah menjaga kawasan laut di sekitar untuk di lakukan Snap Mor.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih khususnya kepada masyarakat Bondifuar Desa Sansundi dan sekitarnya yang telah tiga bulan menjaga atau men – sasi kawasan ini untuk dibuka kembali.” Ucap Sekda

Sekda juga mengatakan bahwa Kesuksesan yang diraih dalam Festival Biak Munara Wampasi ke VII tahun 2019 merupakan kesuksesan kita bersama khususnya masyarakat yang ada di Kampung Sansundi Distrik Bondifuar dengan digelarnya Snap mor kali ini.

“Sukses FBMW 2019 adalah sukses kita semua terutama bagi masyarakat yang ada di Kampung Sansundi Distrik Bondifuar yang saat ini bekerjasama untuk Snap Mor.” Kata Sekda

Sementara itu, Budayawan Mika Ronsumbre juga mengucapkan terimakasih bagi semua orang yang mengikuti Snap Mor karena telah mengikuti petunjuk hingga pelaksanaan. “karena hanya dengar-dengaran tertiblah hidup, di mana tiga bulan sebelum dilakukan Snap Mor pantai dimaksud telah di Sasi sehingga tidak ada aktifitas.” jelas Mika

Selain atraksi Snap Mor, acara di isi juga dengan berbagai hiburan yospan dan penampilan dari Trio Papua serta turut dihadiri juga oleh Perwakilan dari Kementrian Pariwisata RI yakni Koordinator calender of event wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat Raseno Arya, Forkopimda, TNI/ Polri, serta masyarakat Kabupaten Biak Numfor dan beberapa wisatawan mancanegara yang antusias mengikuti Snap Mor.

Festival BMW 2019 merupakan festival yang telah dilaksanakan ke Tujuh kalinya. Festival yang diselenggarakan dari 1 hingga 6 Juli 2019 ini terdiri dari 16 event dan salah satu event unggulan yang ditampilkan kali ini yakni Atraksi Snap Mor.(Vio)