Indonesia Mampu Bikin Roket Hulu Ledak 2 Kali Kecepatan Suara

0
625
Roket R-Han 122B melibatkan banyak pihak, tak Cuma PT Pindad. Proyek ini melibatkan PT Dirgantara (PT DI) dan LAPAN yang tergabung bersama PT Pindad di Konsorsium Roket Nasional dan Balitbang Kemhan dengan koordinasi dari Ristek BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). (http://prokimal-online.blogspot.com/2014/04/mengenal-lebih-dekat-r-han-122-roket.html)

JAKARTA (LINTAS PAPUA)  – Kehebatan industri pertahanan Indonesia bakal semakin menambah kekuatan tempur Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tak lama lagi, Indonesia akan menciptakan roket berhulu ledak yang mampu melesat dua kali kecepatan suara. Roket ini akan dipakai oleh marinir.

Pelan tapi pasti, industri pertahanan nasional semakin unjuk gigi. Walaupun belum sepenuhnya mandiri, tetapi perjuangan ke arah itu sudah mulai nampak. Salah satu produk industri pertahanan yang akan segera muncul adalah Roket Pertahanan (R-Han 122B). Roket ini akan segera diproduksi secara massal di dalam negeri.

Dikutip dari pindad.com, Kamis (4/7/2019), R-Han 122B akan nanti akan diproduksi oleh PT Pindad. Direktur Teknologi dan Pengembanagn PT Pindad, Ade Bagdja, mengatakan keberhasilan konsorsium R-Han 122B adalah hasil kerja keras bersama.

“Program R-Han 122B yang telah dimulai sejak tahun 2005 di bawah Konsorsium Ristek dilanjutkan oleh Kementerian Pertahanan. Pindad mendukung dalam segi pengerjaan assembling roket yang telah menjadi keahlian Pindad,” kata Ade.

Dirjen Potensi Pertahanan, Kementerian Pertahanan, Bondan Tiara Sofyan mengapresiasi pencapaian yang sukses dari konsorsium R-Han 122B. “Termasuk seluruh pihak yang telah menyelesaikan program R-Han 122B dengan tepat waktu, tetap kualitas dan tepat administrasi,” ujar kata Bondan.

Sebagaimana program R-Han 122B adalah program pengembangan secara mandiri yang telah berlangsung sejak lama. Pada tahun 2018, program pembuatan table tembak dan sertifikasi R-Han 122B tahap II telah usai diselenggarakan dengan baik dan tepat waktu.

Untuk proses sertifikasi ditargetkan selesai 100 persen pada tanggal 3 Juli 2019. Dari hasil uji statis dan dinamis, diketahui bahwa Roket R-Han 122B sudah baik dan konsisten sesuai dengan target desain. “Kami berharap program ini dapat berlanjut ke tahap berikutnya, yaitu produksi massal,” ujar Bondan.

Bondan telah menyampaikan kepada pihak korps marinir agar mengajukan usulan anggaran Pinjaman Dalam Negeri (PDN) pada tahun 2019 untuk pengadaan roket. Upaya ini penting dilakukan agar segera bisa ditindak lanjuti ketika penyusunan RAPBN 2020 sedang berlangsung.

Kesediaan Korps Marinir untuk menggunakan produk persenjataan yang merupakan produksi dalam negeri betul-betul menjadi kebanggan bangsa.

Roket R-Han 122B melibatkan banyak pihak, tak Cuma PT Pindad. Proyek ini melibatkan PT Dirgantara (PT DI) dan LAPAN yang tergabung bersama PT Pindad di Konsorsium Roket Nasional dan Balitbang Kemhan dengan koordinasi dari Ristek BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi).

R-Han 122B kelak akan dipakai oleh Artileri Medan Korps Marinir yang bisa diaplikasikan di Multiple Launch Rocket System (MLRS) macam RM70 Grad, RM70 Vampire dan Norinco Type 90B buatan Cina.

Roket R-Han 122B sudah melakukan uji coba sejak tahun 2014. Selama masa percobaan, roket ini sudah mengalami beberapa kali penyempurnaan di sana sini. R-Han 122B sendiri punya bobot 64 kg yang di dalamnya diisi hulu ledak sebanyak 18 kg, cukup untuk meratakan sasaran. Panjang roket ini ialah 2.820 mm dan lebar 122 mm.

Roket R-Han 122B memiliki bahan bakar solid propelan. Roket ini mampu melesat dengan kecepatan sampai Mach 2.95 atau dua kali lebih cepat dari suara. Roket ini juga mmapu menjangkau sasaran sejauh 20-30 km. Cocok untuk menghancurkan berbagai jenis kendaraan lapis baja dan konsentrasi perkubuan musuh. (AHW).  (https://jokowidodo.app/post/detail/mantap-indonesia-mampu-bikin-roket-hulu-ledak-2-kali-kecepatan-suara )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here