Wakil Wali Kota Rustan Saru Berharap Harap Pelatihan Pengemudi Jadi  Teladan Moda Transportasi

0
323
Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM saat menyampaikan sambutan. (Gracio / lintaspapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM., berharap melalui pendidikan dan pelatihan pengemudi dan awak angkutan teladan (Abdiyasah) dapat menjadikan Papua lebih khusus kota Jayapura menjadi teladan dalam hal moda transportasi.

Wakil Wali Kota saat membuka kegitan yang diadakan PT Jasa Raharja di Hotel Sahit, Jayapura, Kamis, (4/7/2019). (Gracio / lintaspapua.com)

Demikian hal ini disampaikan Wakil Wali Kota saat membuka kegitan yang diadakan PT. Jasa Raharja di Hotel Sahit, Jayapura, Kamis, (4/7/2019).

Ditambahkan, Pemerintah Kota Jayapura menyambut positif, karena dirinya menilai pelatihan bagi awak pengemudi dapat memberikan suatu bimbingan sehingga mereka bisa menjadi teladan bagi pengemudi lain.

“Harapan Pemkot melalui pelatihan ini dapat memberikan dampak positif yang bisa ditularkan kepada seluruh sopir angkutan di kota Jayapura dan Papua pada umumnya,” katanya.

“Sehingga kedepan semua transportasi sudah memahami kedisplinan, peraturan dan mengemudi sehingga mereka bisa membawa kendaraan dengan tertib, aman, lancar dan terkendali,” tambah Rustan.

Selain itu sambung Rustan, diharapkan pula dari kegiatan ini bagi para sopir angkutan tidak menkonsumsi narkotika maupun minuman beralkohol. “Ini untuk terhindar dari segala bentuk kecelakaan, agar supaya di Papua khusunya kota Jayapura menjadi kota yang teladan dalam hal pemgemudi moda transportasi,” katanya.

Pihaknya meminta kepada seluruh peserta yang terlibat agar betul-betul dapat memahami serta mengaplikasikan dalam berkendara, “terpenting ialah memabawa kenyamanan bagi penumpang sampai tempat tujuan,” ujarnya.

Kegiatan ini dilakukan setelah melakukan Analisa dan evaluasi (Anev) baik dari Jasa Raharja, Organda (Organisasi Angkutan Darat), maupun Polri bahwa angka kecelakaan makin lama makin tinggi. Tampak suasana kegiatan. (Gracio / lintaspapua.com)

Sementara itu, Kepala Devisi Pencegahan dan Pelayanan PT Jasa Raharja, Bambang Panular menjelaskan,kegiatan ini dilakukan setelah melakukan Analisa dan evaluasi (Anev) baik dari Jasa Raharja, Organda (Organisasi Angkutan Darat), maupun Polri bahwa angka kecelakaan makin lama makin tinggi.

“Maka pelatihan penting dilakukan. Kegiatan ini diberlakukan seluruh Indonesia setelah kita melakukan anev,” katanya.

Ditambahkan, salah satu faktor utama yang menyebabkan terjadinya kecelakaan ialah faktor manusianya. Dengan demikian Pendidikan ini diantaranya kita melihat secara psikologis, mental juga pengetahuan.

“Maka kita hadirkan narsum baik dari Jasa Raharja, Polri, Organda dan steakholder lainnya yang berkepentingan dengan para pengemudi,” ujarnya.

Dikatakan tujuan kegiatan pelatihan ialah memberikan kesadaran kepada awak pengemudi bahwa mereka perlu pengetahuan yang baik, juga perlu kesamaan persepsi diantara masing-masing pengemudi agar saling menghargai, semua pengguna lalu lintas harus saling beretika ini yang penting.

“Supaya angka kecelakaan ini seharusnya kita tekan terus, dengan segala macam upaya salah satunya dari SDM nya, juga kita lakukan pencegahan rambu-rambu lalu lintas,” tandasnya.

Sekedar untuk diketahui bersama pendidikan dan pelatihan melibatkan pengemudi dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom dan Sarmi.

(Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here