JAYAPPURA (LINTAS PAPUA)  –  Kabar duka datang dari Kapten Tim Persipura,  Boaz Solossa, Kaka terkasih Joice Harold Solossa yang merupakan kaka nomor 3 dari Ortizan Solossa, Boaz dan Nehemia ini tutup usia.

Boaz Solossa saat foto bersama Kaka Terkasih Joice Harold Solossa mantan Kapten PON XIV Irian Jaya Papua. (ISTIMEWA)

Ortizan Solossa sang adik merasa kehilangan yang amat sangat dalam setelah mendengar berita duka telah kehilangan kaka terkasihnya.

“Rip Sio Kaka 03 Joice Harold Solossa ade 04 ingat kaka punya kata bilang pusat ini putus baru ada ko. Sio kaka biar kaka mo marah ade sampe kapan?. Tetap kaka z pu kaka su trada yang marah-marah ade dan kasih nasihat ade lagi ka kaka saya paling sedih sekali ade sayang kaka banyak-banyak,” tulis Ortizan Solossa di akun Facebooknya Minggu malam, (30/06/2019).

(Alm) Joice Harold Solossa sendiri pernah memegang ban kapten tim sepakbola Irian Jaya membela tim Sepakbola PON Irian Jaya kala itu sekarang Papua. Bermain di PON Ke-XIV yang di selenggarakan di Jakarta pada tanggal 9 September sampai dengan 25 September 1996.

Menurut infomrasi yang berhasil di himpun media ini bahwa beliau sakit dan Jenazah sementara berada di Sorong Papua Barat. Alm sendiri menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Sele Bisolo Jam 17.30 Wit .

Joice Harold Solossa sendiri merumput bersama Viktor Pulanda dan adiknya Ortizan Solossa kala membela tim PON sepakbola Irian Jaya 1996 itu dan berhasil meraih medali perak dan menyumbangkan medali untuk Irian Jaya kala itu sekarang Papua.

Diketahui PON XIV diselenggarakan di Jakarta dan dimulai pada tanggal 9 September 1996 sampai dengan 25 September 1996 dan dibuka oleh Presiden ke-2 RI, Soeharto.

Sebanyak 4915 atlet terdiri dari 3283 putra dan 1632 putri bersaing mewakili daerah masing-masing untuk menjadi atlet terbaik Indonesia.

Joice Harold Solossa sendiri merumput bersama Viktor Pulanda dan adiknya Ortizan Solossa kala membela tim PON sepakbola Irian Jaya 1996 itu dan berhasil meraih medali perak dan menyumbangkan medali untuk Irian Jaya kala itu sekarang Papua. (Foto Profil facebook Joice Harold Solossa)

Pekan Olahraga Nasional (PON) XIV mempertandingkan 35 cabang olahraga ditambah lima cabang eksibisi dengan jumlah medali 502 emas, 502 perak, dan 592 perunggu. PON XIV menyedot dana sebesar Rp 28 miliar.

Ferdinando Fairyo mantan kapten tim PON Ke- XIII Sepakbola Irian Jaya 1993 juga turut merasa kehilangan dan berduka. Kami sangat berduka atas terpanggilnya saudara terkasih.

“Atas nama mantan atlet PON XIII Irian Jaya/Papua 1993 dan PON XIV Tahun 1996 cabor sepakbola turut berduka cita dan keluarga yang di tinggalkan diberi ketabahan hati dan kekuatan iman dalam Tuhan Yesus.” Ungkap Nando saat di Konfirmasi melalui tlp celuernya Minggu malam, (30/06/2019).

Nando Fairyo sendiri membela tim sepakbola PON XIII dan berhasil menyumbangkan medali emas untuk Irian Jaya sekarang Papua. (GM)