Tinjau JHH dan Stadion PB : Thomas Sondegau : Kapan Peresmian Stadion PB ??

0
446
Komisi IV DPR Papua meninjau progres pembangunan Jembatan Hamadi-Holtekham dan Stadion Papua Bangkit, Jumat (28/6/2019) guna mengetahui kesiapan Papua menjelang PON tahun 2020. (Gracio / lintaspapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Komisi IV DPR Papua meninjau progres pembangunan Jembatan Hamadi-Holtekham dan Stadion Papua Bangkit, Jumat (28/6/2019) guna mengetahui kesiapan Papua menjelang PON tahun 2020.

Komisi IV DPR Papua meninjau progres pembangunan Jembatan Hamadi-Holtekham dan Stadion Papua Bangkit, Jumat (28/6/2019) guna mengetahui kesiapan Papua menjelang PON tahun 2020. (Gracio / lintaspapua.com)

Kunjungan ini melibatkan sekretaris Komisi, Sinut Busup dengan anggota komisi yakni Thomas Sondegau, Inosentia Gebze, Irenius Liku Boli, Timotius Wakur, Yotam Bilasi, dan Benediktur Renyaan dan seluruh staf komisi.

“Kami hari ini mengecek progres pembangunan Jembatan Hamadi -Holtekam dan Stadion Papua Bangkit, sejauh ini kesiapannya sampai dimana,” Kata Thomas seusai melakukan kunjungan.

Menurutnya, meski tahun ini pembangunan jembatan Holtekam direncanakan selesai, namun masih ada pekerjaan yang butuh pembiayaan.

Komisi IV DPR Papua meninjau progres pembangunan Jembatan Hamadi-Holtekham dan Stadion Papua Bangkit, Jumat (28/6/2019) guna mengetahui kesiapan Papua menjelang PON tahun 2020. (Gracio / lintaspapua.com)
Komisi IV DPR Papua meninjau progres pembangunan Jembatan Hamadi-Holtekham dan Stadion Papua Bangkit, Jumat (28/6/2019) guna mengetahui kesiapan Papua menjelang PON tahun 2020. (Gracio / lintaspapua.com)

“Selesai dari Jembatan Holtekam kami turun ke stadion Papua Bangkit, pengerjaannya sudah selesai. Namun kapan diserahkan ke provinsi dan kapan diresmikan, ini yang mesti dipastikan,” ujarnya.

PON XX tahun 2020 sambung Thomas, tinggal beberapa bulan lagi, namun Venue PON di lima cluster hanya baru terlihat pembangunan fisiknya Cluster Jayapura ( Stadion Papua Bangkit) dan Cluster Timika. Sedangkan Cluster yang lain belum di ketahui kesiapannya sampai dimana.

Menurutnya, untuk satu tahun ke depan, Stadion Papua Bangkit tinggal butuh perawatan. Namun masih ada pekerjaan-pekerjaan kecil di stadion yang harus dirampungkan dan ditargetkan beberapa bulan ke depan sudah selesai.

“Listrik masih harus disiapkan dan anggaran untuk perawatan satu tahun ke depan. Satu bulan butuh Rp 1 miliar. Dana itu harus disiapkan Pemprov,” katanya

Sementara itu Sekretaris Komisi IV DPRP, Sinut Busup menambahkan selain venue PON pihaknya juga menyoroti masalah tempat penginapan atlet dan bandara. Bandara Sentani dinilai tidak dapat menampung pesawat dan parkirannya terbatas. Sementara Bandara Biak, Merauke dan Timika jaraknya cukup jauh dari Jayapura dibandingkan jika dari Vanimo ke Jayapura.

“Pemprov segera bangun kerjasama dengan negara tetangga PNG. Kami pesan kepada mitra kami, PB PON dan KONI bagaimana jalan bersama agar semua bisa sesuai yang diinginkan. Mesti ada juga hotel terapung untuk penginapan atlet,” ucapnya.

Sedangkan Untuk transportasi darat (Bus) kontingen PON menurutnya, sudah ada. Namun belum ada maskot PON yang ditempel. Untuk itu iapun meminta agar hal ini segara disosialisasi di tempat umum.

“Ini wajib karena pasangan maskot PON, pada bandara, hotel, rumah makan dan lainnya ini menggambarkan bahwa Provinsi Papua siap menyelenggarakan PON,” tandasnya. (Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here