Harganas BKKBN Ajak Masyarakat Papua Mencintai Keluarga : Semua Perencanaan Diatur Bersama Keluarga

0
294
Kepala BKKBN Provinsi Papua, Charles Brabar SE M.Si., menjelaskan 29 Juni adalah hari Sabtu, waktu dimana keluarga berkumpul bersama menikmati waktu,mempersiapkan anak berkualitas, menciptakan generasi emas. (Fransisca / lintaspapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Memaknai dan memperingati hari keluarga Nasional (HARGANAS) Ke 26 Tahun 2019 yang jatuh pada Sabtu,  29 Juni 2019, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional(BKKBN) Provinsi Papua sesuai komitmennya akan cinta keluarga, cinta terencana, fokus pada semangat untuk meraih generasi emas Tahun 20145.

Selain itu, mengusung tema “Hari Keluarga, Hari kita semua” akan di peringati serentak di seluruh Indonesia pada Jumat, 28 Juli 2019 dengan berbagai kearifan lokal masing-masing daerah secara sederhana, Mengapa tidak di peringati tepat pada tanggal 29 Juni 2019?

Kepala BKKBN Provinsi Papua, Charles Brabar SE M.Si., menjelaskan 29 Juni adalah hari Sabtu, waktu dimana keluarga berkumpul bersama menikmati waktu,mempersiapkan anak berkualitas, menciptakan generasi emas.

“Mengerakan seluruh masyarakat untuk kembali ketengah keluarga, bisa melihat kondisi keluarga kita, keluarga menjadi institusi penting, sebagai soko guru bangsa, keluarga adalah wadah utama dalam membina anak berkualitas, menjadi generasi emas, berangkat dari kualitas orang tua yang siap, baik, serta penuh cinta,” ucapnya di Kantor BKKBN Provinsi Papua, Kamis(28/6/2019).

Kemudian Charles juga menceritakan,  kilas balik sejarah BKKBN mencetuskan HARGANAS, selain itu keberhasilan Program keluarga berencana (KB) ini pernah menjadi Program pembelajaran bagi beberapa negara.

“Setelah perang gerilyawan, para pahlawan kembali kepada keluarga melatarbelakangi lahirnya HARGANAS ini. Saat itu timbul permasalahan pernikahan tingginya usia dini, tingginya angka kematian ibu dan anak. Angka infeksi, gizi buruk meningkat. 29 Juni 1970 dimulai gerakan KB Nasional hari bangkitnya kesadaran membangun keluarga kecil Bahagia sejahtera melalui Program KB berhasil dalam kurun waktu 10 tahun serta menjadi pembelajaran negara lain, karena memperoleh UN Population Award,”Katanya.

HARGANAS ini adalah penghargaan bagi rakyat Indonesia, lahir dari amanah rakyat, bersama sama hingga mampu mengendalikan Populasi bersama, di tetapkan 29 Juni 1993, HARGANAS mengingatkan masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara.

Sesuai dengan perkembangan Kependudukan dan pembangunan, Charles menjelaskan sesuai undang-undang nomor 52 tahun 2009, menerapkan penduduk sebagai modal besar dasar pembangunan, merupakan titik sentral mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

“Keluarga intuisi penting yang merupakan lingkungan pertama dan utama, Keluarga memiliki peran pembangunan dengan nilai agama, kemanusiaan, kebangsaan,keadilan sosial, serta nilai moral ditentukan oleh keluarga. Keluarga mampu membekali Nilai kehidupan bagi anak,” Pungkasnya. (Fransisca/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here