Stadion Papua Bangkit Layak Gelar Piala Dunia : Menpora Ajak Semua Pihak Dukung PON XX 2020 Papua

0
145
"Dari segi lampu stadion ini spesifikasi lebih baik. Karena memakai lampu philips generasi kedua terutama di Indonesia terutama som nya juga benar-benar didatangkan dari luar. Dari Jepang jadi lampunya akan mengikuti arensemen musik," kata Projeck Manajer PT.PP, Dwi Aji Wicaksono, kepada wartawan, Jumat, (21/062019). Tampak Suasana Stadion Papua Bangkit. (GM)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Menteri Pemuda dan Olahraga  (Menpora) Imam Nahrawi dalam kunjungannya ke bumi cenderawasih pekan lalu, tak mampu menutupi kekagumannya atas keberadaan Stadion Papua Bangkit yang dipersiapkan untuk menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020.

Menpora. Imam Nahrawi saat berdiskusi dengan jajaran pemerintah Papua, Bupati/Walikota, Pengurus Besar PON, KONI dan Pengurus Cabor di salah satu hotel berbintang Jayapura. (Erwin / HPP)

Imam bahkan menyebut fasilitas maupun rumput yang ada di stadion tersebut, telah memenuhi standar dan layak menggelar piala dunia.

“Dari pengamatan saya rumput stadion sudah standar FIFA. Kemudian lampunya serta sound sistemnya memenuhi syarat”.

“Lalu ruang ganti pemain dan tempat duduknya pun sesuai. Belum lagi lintasan atletik yang ada serta arsitektur bangunan bernuansa Papua ini semua sudah layak dan standar dunia. Ini artinya apa, keberadaan stadion ini sudah layak untuk memainkan pertandingan kelas dunia,” terang Imam pada diskusi bersama jajaran pemerintah Papua, Bupati Walikota, Pengurus Besar PON, KONI dan Pengurus Cabor di salah satu hotel berbintang Jayapura.

Ia katakan, saat ini Papua sudah sangat siap untuk menjadi tuan rumah PON. Bahkan sudah layak dicantumkan sebagai salah satu venue untuk menggelar pertandingan, bila Indonesia diikutkan dalam pencalonan tuan rumah Olimpiade 2032.

Ia menuturkan, dari paparan Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, maupun tim dari Kementerian PURP, beberapa venue PON sementara dibangun dan ditargetkan selesai akhir tahun ini. Selain itu, ada beberapa venue yang masuk dalam Instruksi Presiden (Inpres) perubahan. Dengan demikian, kita harapkan pembangunan infrastruktur PON bisa selesai sebelum pelaksanaan PON bulan Oktober tahun 2020.

“Makanya saya ajak semua pihak di Papua harus optimis bahwa provinsi tertimur di Indonesia ini akan menjadi tuan rumah PON. Bahkan pembangunan venue akan selesai tepat waktu”.

“Kita harus optimis dan terus memberikan dukungan kepada pihak-pihak yang bekerja dan saya sendiri akan terus memantau perkembangan pembangunan venue PON XX di Papua. Intinya saya percaya dengan tim dari Kementerian PUPR yang juga ikut membangun venue di Papua, sebab mereka sudah teruji dalam menyediakan infrastruktur untuk pelaksanaan Asian Games 2018 lalu,” terangnya. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)