3.176 Peserta Seleksi CPNS di Keerom Mulai Tes : Sekda Sampaikan Jangan Percaya Orang Yang Bantu Kelulusan

0
207
Sekda Keerom, Drs. Blasius Waluyo Sejati MM dan Ketua Panitia Seleksi Penerimaan CPNS Kabupaten Keerom, Drs. Adrianus Samonsabra. (Arif / HPP)

KEEROM (LINTAS PAPUA)  –  Sebanyak 3.176 peserta seleksi penerimaan CPNS tahun 2019 tingkat Kabupaten Keerom mengikuti tes penerimaan yang tahapannya dimulai Senin (24/6) kemarin. Untuk Tahap I, mereka bakal mengikuti tes CAT atau Computer Asistance Test di 3 ruang di SMK Negeri I Keerom, Arso II.

Sebanyak 3.176 peserta seleksi penerimaan CPNS tahun 2019 tingkat Kabupaten Keerom mengikuti tes penerimaan yang tahapannya dimulai Senin (24/6) kemarin. Untuk Tahap I, mereka bakal mengikuti tes CAT atau Computer Asistance Test di 3 ruang di SMK Negeri I Keerom, Arso II. (Arif / HPP)

Sebelum mengikuti test sesi I, sebanyak 130 peserta mendapatkan pengarahan terlebih dahulu oleh panitia yang didahului oleh Sekda Keerom. Drs. Blasius Waluyo Sejati, MM. Hadir juga Kepala BKPSDM Keerom, Lukas Saranga, S.Sos, Ketua Panitia Penerimaan, Drs. Adrianus Samonsabra, juga perwakilan dari BKN provinsi Papua dan dari BKD Provinsi Papua.

Sekda Keerom, Drs. Blasius Waluyo Sejati, MM, pada arahannya yang kembali ia tekankan saat wawancara dengan media, mengemukakan bahwa untuk menyukseskan seleksi penerimaan CPNS Kabupaten Keerom tahun 2019, maka pihaknya telah membentuk panitia penerimaan yang diketuai oleh Asisten III.

Sebanyak 3.176 peserta seleksi penerimaan CPNS tahun 2019 tingkat Kabupaten Keerom mengikuti tes penerimaan yang tahapannya dimulai Senin (24/6) kemarin. Untuk Tahap I, mereka bakal mengikuti tes CAT atau Computer Asistance Test di 3 ruang di SMK Negeri I Keerom, Arso II. (Arif / HPP)

‘’Pemkab Keerom telah bentuk panitia penerimaan seleksi  CPNS formasi tahun 2019, hari ini kita lihat bersama pernyataan selekai dimulai dan tentu tahapan serta proses yang telah dilakukan saat sesuai ketentuan yang berlaku,’’ ungkapnya.

Ia menambahkan, pada kesempatan ini kami sampaikan arahan kepada peserta untuk percaya diri sendiri untuk bisa kerjakan soal-soal sendiri tak perlu terpengaruh dengan pihak tertentu yang mengatasnamakan orang-orang yang bisa membantu mereka untuk kelulusan.

‘’Itu harus kita hindari karena itu hoax. Jadi percaya diri dan bisa lakukan tes sendiri dengan baik. Kelulusan anda sebagai peserta ditentukan dari anda sendiri bagaimana melaksanakan test dan menjawab soal dengan baik. Jadi bukan sekda yang tentukan kelulusan atau panitai atau kenalan ini dan itu, itu hoax. Kalau ada yang janjikan itu, maka bari bersama kita bawa ke kepolisi,’’tegasnya.

Sementara itu Kepala BKPSDM Keerom, Drs. Lukas Saranga, mengemukakan bahwa formasi yang akan diterima pada penerimaan tahun ini telah ditentukan yaitu sebanyak 385 orang. Yang terbagi dalam beberapa bidang, namun formasi terbanyak  adalah untuk tenaga kesehatan dan pendidikan. ‘’Apa yang kami lakukan hingga saat ini telah sesuai prosedur dan aturan yang ada,’’ujarnya.

Sementara Ketua Panitia, Drs. Adrianus Samonsabra, mengemukakan untuk pelaksanaan ujian CAT dibagi sesuai dengan ketersdiaan computer yang ada di SMK Negeri I Keerom, yaitu sebanyak 130 komputer di 3 ruang kelas computer.

‘’Maka dengan jumlah peserta saat ini sebanyak  3.176 makaa kita bagi dihari pertama peserta sebanyak 3 sesi yaitu 130 orang maka total hari pertama 390 peserta. Untuk sesi I dimulai pukul 08.30 WIT, sesi II jam 12.30 WIT, dan sesi III setelah sesi II. Dengan durasi test setiap sesi selama 90 menit, maka diperkirakan test akan berakhir jam 15.30 WIT,’’jelasnya.

Sedangkan bagi SMK Negeri I Keerom, meski ada test CPNS, siswa-siswi SMK tetap bersekolah seperti biasa. Karena Panitia hanya menggunakan 3 ruang computer yang ada, sementara ruang kelas yang lain tetap bisa digunakan bagi kelas di SMK. Namun untuk memisahkan antara area test dan siswa, maka panitia memisahkan dengan menggunakan tali plastic.

‘’Anak-anak kami tetap sekolah seperti biasa, karena kebetulan mereka juga sudah ujian tinggal menerima raport maka kegiatan seleksi CPNS ini tak mengganggu kegiatan PBM di sekolah kami,’’ungkap Kepala SMK Negeri I Keerom, Carol Elias. (rif)