JAYAPURA (LINATS PAPUA)  –  Kebijakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Papua dalam batasan jumlah kuota atlet setiap cabang olahraga jelang TC terpusat membuat masig-masing Cabor harus memangkas jumlah atletnya bahkan official tim. Mereka dituntut untuk menentukan atlet potensi medali yang akan diboyong masuk pada pelaksanaan Treaning Center (TC) Pemusatan Latihan terpusat.

Salah satunya, Cabang Olahraga (Cabor) Tenis Papua. Mereka hanya diberikan kuota 7 atlet putra dan tujuh atlet putri dengan jumlah atlet 14 orang. Sehingga Cabor yang diketuai oleh Herry Dosinaen itu harus melakukan seleksi untuk menentukan atlet potensial yang mereka miliki saat ini.

“Sekarang ini atlet sesuai dengan kebijakan KONI bahwa kita Tenis yang masuk dalam TC terpusat hanya 7 atlet putra, dan 7 atlet putri,” ungkap Kabid Binpres Pelti Papua, Solfianus Betaubun,  kepada awak disela-sela seleksi yang berlangsung di lapangan Tenis Polda Papua, Kamis (20/06/2019).

Namun jumlah itu masih akan berkurang jelang pelaksanaan PON XX tahun 2020 mendatang. “Nanti saat menjelang pelaksanaan tim inti akan menjadi 4 orang putra dan 4 orang putri dengan jumlah 8 orang atlet,” ujarnya.

Dirinya juga menuturkan, bahwa usai melakukan seleksi. Pelti Papua akan memboyong atletnya menuju kota Yogyakarta untuk melakukan TC terpusat.

“Sesuai dengan kebijakan Ketua Umum, tim akan TC terpusat di Yogyakarta. Mengingat disana gampang menemukan lawan ujicoba untuk terus menambah jam terbang tanding para atlet, dan kita juga akan programkan untuk mencari lawan ke luar negeri,” jelasnya.

Sementara itu, pelatih Tenis Papua, Victor Manuhutu juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya, pilihan Yogyakarta sebagai tempat pemusatan latihan merupakan kebijakan yang tepat dari pengurus Pengprov Pelti Papua.

“Jogja dan sekitarnya itu banyak turnamen, sedangkan atlet ini butuh turnamen untuk mendokrak peringkat, karena peringkat itu akan menentukan sapa lawan saat PON nanti. Kalau kita tidak peringkat bagus kita akan langsung berhadapan dengan atlet-atlet yang kuat,” katanya.

Selain itu, seleksi ini juga merupakan seleksi yang kedua kalinya. Dimana pada tahap pertama mereka berhasil merekrut 10 atlet putra dan 8 atlet putri.

“Seleksi pertama itu sekitar 18 orang, kita seleksi kita dapat 10 putra dan sekarang kita seleksi lagi utnuk dapat 7 orang. Dan untuk putrinya sebelumnya ada 8 orang jadi kita hanya kurangi satu saja,” ucapnya.

Sementara disinggung soal target yang akan ditargetkan. Victor optimis bisa mempertahankan bahkan melampau prestasi yang mereka capai pada PON Jawa Barat lalu.
“PON di Papua kita usahakan untuk satu emas kita masih bisa dapatkan, dan kita akan berusaha lebih dari itu,” tandasnya. (GM)