Tuntutan Mahasiswa Terjawab, Yayasan, Lembaga dan Mahasiswa Menandatangi Komitmen Berbenah USTJ

0
135

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Bertempat di Gedung Aula Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ), Selasa, 11 Juni 2019, Ketua Yayasan, Bhineka Tunggal Ika (YBTI), Drs. M. Ali Kastela, M,MT, Rektor USTJ yang diwakili Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Isak Rumbarar, ST, MM dan Presiden Mahasiswa, Alexander Gobai melakukan penandatangan surat Perjanjian dan Komitmen bersama guna berbenah kampus USTJ berdasarakan 9 Tuntutan Mahasiswa.

Presiden Mahasiswa USTJ, Alexander Gobai menyatakan, Open Talk Jilid III ini adalah pertemuan tatap muka terakhir bersama Yayasan menjawab tuntutan mahasiswa dengan melakukan penandatangan Komitmen bersama guna berbenah kampus USTJ dan prosesnya akan tetap dikawal.

“Iya, jelas, penandatangan tersebut adalah kesepakatan bersama dan wajib untuk dilakukan pembenahan USTJ. Karena tanda tangan itu mengandung bukti hukum yang kuat, ketika tidak dilakukan pembenahan, maka bisa-bisa saja mahasiswa melakukan tindakan yang sama, yaitu demo,” Kata Gobai kepada wartawan di Abe, Selasa, (11/6).

Menurutnya, tuntutan Mahasiswa sudah dijawab secara detail oleh Ketua Yayasan berdasarkan Status dan telah mengambil langkah-langkah serta kebijakan untuk berbenah USTJ. Hal itu, adalah salah satu apresiasi dan provisiat bahwa Yayasan memiliki rasa cinta dan cita-cita yang besar terhadap kampus USTJ kedepan harus menjadi yang terbaik.

“Saya apresiasi, ketua Yayasan bisa menjawab tuntutan mahasiswa. Dan Tuntutan Mahasiswa sudah selesai. Dan mahasiswa sudah siap mendorong dan menciptakan kampus USTJ jauh lebih baik,” ujarnya.

Kata Gobai, Mahasiswa menjadi tombak utama untuk melakukan perubahan baik di dalam internal kampus dan di luar kampus. Maka, perlu menamakan nilai-nilai dan fungsi serta peran Mahasiwa dalam melakukan pergerakan mencintai kampus dan pergerakan membangun pemahaman kepada masyarakat dan pemerintah melalui kritikan, solusi dan masukan yang bisa berdampak baik kepada tatanan komponen pengambil kebijakan.

“Saya bangga ekspresi mahasiswa ketika melakukan pergerakan menuntut keadilan. Hal itu adalah bagian dari keprihatinan yang mesti disuarakan agar ada perubahan yang terjadi di dalam kampus. dan itu sudah terbukti, Yayasan sudah ambil kebijakan yang luar biasa, “ Ujarnya.

Ia berharap, demi mengembalikan Roh USTJ, maka, BEM USTJ akan menerapkan Gerakan Mahasiswa Cinta Kampus (GEMACIKAM) USTJ. BEM akan mentertibkan kegiatan kemahasiswaan, mulai dari jurusan, fakultas, UKM dan BEM PT dan kegiatan lain yang mendukung akreditas Jurusan dan Universitas serta pengembangan minat dan bakat bahkan Pendidikan.

“Saya berharap, untuk angkat USTJ demi hal yang baik, perlu adanya kerjasama antara bapa ibu dosen, lembaga serta yayasan untuk mencapai USTJ yang handal,” Harapnya.

Sementara, Ketua YBTI, Drs. M. Ali Kastela, M,MT menyatakan, dirinya telah siap dan berkomitmen untuk melihat kampus USTJ dengan sungguh-sungguh. Komitmen itu dibuktikan dengan penandatangan kesepakatan bersama Mahasiswa, Rektor dan Yayasan.

“Kami sudah siap dan komitmen berbenah USTJ,” Katanya.

Ia berharap, BEM dan Mahasiswa sangat dibutuhkan kerja keras untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang meningkatkan akreditasi jurusan dan meningkat semangat mahasiswa baik melalui kegiatan-kegiatan pendidikan dan penalaran.

Isi Komitmen Berbenah USTJ berdasarkan Pernyataan Sikap Mahasiswa, sebagai berikut:
1. Biaya Dana Organisasi Kemahasiswaan, baik di tingkat jurusan, fakultas, UKM dan BEM PT akan berlajan.
2. Kelayakan Penerimaan Beasiswa baik melalui bantuan pemerintah dan bantuan swasta atau lembaga terkait. Akan dilakukan.
3. Pembayaran SPP Kampus Akan Tetap. Tidak akan Naik dan Tidak Akan Turun.
4. Akan melengkapi fasilitas kampus
5. Berikan kebebasan kepada mahasiswa untuk mengikuti organisasi, tanpa intimidasi dosen atau siapaun dia. Akan dilakukan.
6. Kesejahteraan Gaji bagi dosen akan diperhtikan dan dinaikan
7. Akan aktifkan bus kampus. Sudah aktif.
8. Rektor USTJ harus ditempat.
9. Pihak lembaga mendukung kegiatan mahasiswa baik moril maupun material.

(Humas BEM USTJ)