Penghuni Rutan Polres Keerom Dapat Pelayanan Ibadah

0
145
Sebagai jawaban atas kebutuhan bimbingan rohani bagi penghuni rumah tahanan (Rutan) Polres Keerom, maka Polres Keerom melalui Bag. Sumda Polres Keerom bejerja sanma dengan Gereja Katholik Paroki 1 Skanto, menggelar kegiatan pelayanan ibadah di Polres Keerom, belum lama ini (12/6/2019) kemarin. (Arif / HPP)

KEEROM (LINTAS PAPUA) –  Sebagai jawaban atas kebutuhan bimbingan rohani bagi penghuni rumah tahanan (Rutan) Polres Keerom, maka Polres Keerom melalui Bag. Sumda Polres Keerom bejerja sanma dengan Gereja Katholik Paroki 1 Skanto, menggelar kegiatan pelayanan ibadah di Polres Keerom, belum lama ini (12/6/2019) kemarin.

Pastor Roni dan Jemaat dari Gereja Katholik Paroki 1 Skanto yang didampingi langsung Kabag Sumda Polres Keerom Kompol Yosep Goran memimpin langsung kegiatan tersebut. Kegiatan pelayanan ibadah ini dilakukan pada Rabu (12/6)  sekitar pukul 12.44 wit di Rutan Polres Keerom. (Arif / HPP)

Pastor Roni dan Jemaat dari Gereja Katholik Paroki 1 Skanto yang didampingi langsung Kabag Sumda Polres Keerom Kompol Yosep Goran memimpin langsung kegiatan tersebut. Kegiatan pelayanan ibadah ini dilakukan pada Rabu (12/6/2019)  sekitar pukul 12.44 wit di Rutan Polres Keerom.

Menurut Kabag Sumda Polres Keerom, Kompol Yosep Goran, kegiatan tersebut bernilai sangat Positif karena dengan adanya bimbingan ibadah selain menguatkan iman para tahanan juga agar tahanan merasa tidak ditinggal oleh Tuhan atas kekhilafan yang telah mereka perbuat.

Pastor Roni dan Jemaat dari Gereja Katholik Paroki 1 Skanto yang didampingi langsung Kabag Sumda Polres Keerom Kompol Yosep Goran memimpin langsung kegiatan tersebut. Kegiatan pelayanan ibadah ini dilakukan pada Rabu (12/6)  sekitar pukul 12.44 wit di Rutan Polres Keerom. (Arif / HPP)

‘’Semoga kegiatan ini bisa memberikan kesadaran para tahann sehingga tahanan yang ada saat keluar bisa berubah prilakunya dan tdk melakukan perbuatannya lagi,’’lanjutnya.

Adapun jumlah tahanan yg mengikuti Pelayanan ibadah 10 orang terdiri dari tahanan Res narkoba sebanyak 5 orang. Sementara tahanan Reserse dan Kriminal sebanyak 5 orang lainnya. (rif / Harian Pagi Papua)