Baznas Kabupaten Jayapura Berikan Santunan Bagi 60 Anak Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa 

0
525
Ketua Baznas Kabupaten Jayapura H. Tri Mulyadi, S.H., M.Kn, ketika menyerahkan santunan secara simbolis. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Hari ke 20 bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jayapura menggelar kegiatan pemberian santunan ke anak yatim piatu dan kaum dhuafa, di Musholla Pondok Pesantren Al-Khoiriyah Komba, Yobeh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (25/5/2019) siang pekan kemarin.

Suasana kegiatan . (Irfan / HPP)

Usai kegiatan, Ketua Baznas Kabupaten Jayapura, H. Tri Mulyadi, S.H., M.Kn, mengatakan, ini merupakan kegiatan program Baznas peduli dibulan Ramadhan ini.

Lanjutnya, penyaluran dan pembagian santunan kepada 60 orang dari anak yatim piatu dan kaum Dhuafa ini semata-mata untuk meringankan beban mereka jelang Hari Raya Idul Fitri nanti agar mereka dapat ikut merasakan dan merayakannya dengan perasaan gembira dan penuh suka cita seperti saudara-saudara lain yang mampu dan berkelebihan harta.

“Santunan yang kita berikan ini semata-mata untuk meringankan beban anak yatim dan kaum dhuafa, untuk menyambut hari raya 1 Syawal 1440 H , persiapan menjelang Idul Fitri. Ini semuanya ada 60 orang menerima santuan yang kita pusatkan di Pondok Pesanten Al Khoiriyah. Mereka sebagian ada dari Masjid Komba, Masjid Agung Al Aqsha, Pondok Pesantren YPKP Sentani dan sebagian ada yang dari wilayah Doyo juga,” terangnya.

Ketua Baznas Kabupaten Jayapura H. Tri Mulyadi, S.H., M.Kn,. (Irfan / HPP)

Sebelumnya, Tri Mulyadi juga menjelaskan, pihaknya juga sudah menyerahkan kepada 40 orang dari anak yatim piatu dan kaum dhuafa di Masjid Al Aqsha pada tanggal 17 ramadhan atau Rabu (22/5) lalu, termasuk bantuan lain bagi korban terdampak bencana banjir bandang di Masjid BTN Sosial Sentani.

Selain itu, lanjut Tri Mulyadi menyampaikan setelah hari raya nanti Baznas telah memprogramkan penyaluran bantuan untuk pengembangan ekonomi kerakyatan berbentuk modal usaha.

“Bantuan lain juga sudah kita serahkan untuk korban yang terkena dampak banjir bandang di Masjid yang ada di area Sosial. Bantuan itu untuk kebersihan masjid dan untuk keadaan tanggap darurat sebesar 10 juta rupiah. Sedangkan santunan sedekah dan infaq itu berasal dari sumbangan perorangan dari Provinsi Papua sebanyak 60 orang termasuk dari operasional Baznas yang bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jayapura,” imbuh pria yang juga berprofesi sebagai Notaris tersebut.

Selain itu, dirinya berharap kepada umat Muslim yang hendak menyalurkan zakatnya bisa langsung ke Baznas atau ke perwakilan Baznas yang ada disetiap masjid – masjid. Panitia telah terbentuk sesuai dengan surat keputusan (SK) dari Baznas Kabupaten Jayapura , sehingga sebelum hari raya Idul Fitri nanti zakat sudah tersalurkan kepada yang berhak menerima Zakat Fitrah.

“khususnya untuk Zakat Mal, karena orang kurang sadar untuk Zakat Mal untuk membersihkan harta kita , ini banyak umat muslim yang belum paham dan kalaupun sudah paham mereka kadang enggan keluarkan zakat mal, himbauan ini perlu diperhatikan demi kebersihan harta kita , demi kelancaran usaha kita, demi rejeki halal dari allah, jadi tolong hak hak anak yatim piatu diberikan , atau hak-hak dari 8 asbab yang ada dalam al quran bisa segera ditunaikan zakatnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here