Libur Lebaran 2019, BPJS Kesehatan Jayapura Pastikan Layanan Peserta JKN – KIS Tetap Prima

1
873
BPJS Kesehatan Jayapura,, saat memberikan keterangan pers di Kantor BPJS di Kotaraja, Senin (27/5/2019). (Fransisca / lintaspapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tidak perlu khawatir menjelang masa libur lebaran tahun 2019, karena akan tetap mendapatkan pelayanan prima.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah, saat memberikan keterangan pers. (Fransisca / lintaspapua.com)

Hal ini sebagaimana disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah dalam Konferensi Pers Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan, didampingi para staf di Kantor BPJS di Kotaraja, Senin (27/05/2019).

“Mulai dari H-7 sampai H+7 Lebaran 2019, atau tepatnya mulai tanggal 29 Mei – 13 Juni 2019, peserta JKN-KIS tetap bisa memperoleh jaminan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang ditunjuk BPJS Kesehatan, bahkan termasuk saat peserta mudik ke luar kota,’ ujar  Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah.

Dijelaskan, bahwa  hal ini merupakan komitmen BPJS Kesehatan memberikan kemudahan portabilitas bagi peserta JKN-KIS.

“Peserta JKN-KIS yang sedang mudik lalu membutuhkan pelayanan kesehatan di luar kota, maka dapat mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP tersebut,” katanya.

 

Ditambahkan, bahwa layanan kesehatan tersebut bisa diperoleh peserta di FKTP yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Untuk daftar FKTP tersebut, dapat dilihat di aplikasi Mudik BPJS Kesehatan atau dengan menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400,”  kata Djamal Adriansyah.

Djamal menerangkan, apabila tidak terdapat FKTP yang dapat memberikan pelayanan saat libur lebaran di wilayah tersebut, atau peserta membutuhkan pelayanan di luar jam buka layanan FKTP, maka peserta dapat dilayani di IGD rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pelayanan medis dasar.

“Pada kondisi gawat darurat, seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS. Selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis, maka akan dijamin dan dilayani. Fasilitas kesehatan juga tidak diperkenankan menarik  biaya dari peserta,” ungkap Djamal.

Djamal juga mengingatkan, pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS yang status kepesertaannya aktif.

“Oleh karenanya, para peserta JKN-KIS diharapkan disiplin membayar iuran khususnya peserta yang sedang mudik dan selalu membawa kartu JKN-KIS,’ jelasnya. (. (Fransisca / lintaspapua.com )

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here