BAZNAS Keerom Gelar Rapat Penentuan Besaran Kadar Zakat Fitrah dan Fidyah

0
83
Suasana kegiatan ‘Rapat Koordinasi Penentuan Besaran Kadar Zakat Fitrah dan Fidyah’ yang digelar BAZNAS Kab. Keerom. (Arif / HPP)

KEEROM (LINTAS PAPUA) –  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Keerom, menggelar rapat koordinasi penentuan besaran kadar zakat fitrah dan fidyah tahun 1440 H di Masjid Al-Amin Arso swakarsa, kemarin (22/5). Beberapa organisasi islam dan juga ketua-ketua DMI masjid di Kabupaten Keerom juga menghadiri kegiatan kali ini.

Ketua MUI Keerom, Kyai Mahfud Muhdhor yang menjadi pemateri pada acara tersebut mengemukakan beberapa hal terkait dengan zakat. Mulai dari pengertian zakat, harta yang wajib dikeluarkan zakatnya (ditinjau dari 4 madzhab), syarat wajib dikeluarkannya zakat, golongan yang berhak menerima zakat, tata cara mengeluarkan zakat dan lainnya.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Keerom, menggelar rapat koordinasi penentuan besaran kadar zakat fitrah dan fidyah tahun 1440 H di Masjid Al-Amin Arso swakarsa, kemarin (22/5). Beberapa organisasi islam dan juga ketua-ketua DMI masjid di Kabupaten Keerom juga menghadiri kegiatan kali ini. (Arif / HPP)

Sementara menyangkut pembayaran zakat fitrah, ia menyampaikan dari 4 madzhab yang banyak diikuti di Indonesia, maka pembayaran zakat fitrah lebih afdhal jika dilakukan dengan makanan pokoknya yaitu beras.

‘’Tiga madzhab yaitu Syafi’iyah, Malikiyah, Hambali menyebut bahwa lebih afdhal dengan beras, namun untuk madzhab hanafiyah membolehkan membayar dengan uang,’’ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Keerom, Maman, SPd.I, mengemukakan bahwa Baznas Keerom dalam menjalankan tugas sesuai visi dan misi yang dimilikinya telah melaksanakan beberapa program. Diantaranya program ekonomi (Keerom sejahtera), program pendidikan (Keerom cerdas), program kesehatan (Keerom sehat), program dakwah (Keerom beriman) dan program kemanusiaan (Keerom peduli).

‘’Rapat koordinasi kali ini perlu dilaksanakan karena saat ini tengah bulan ramadhan, sehingga kewajiban membayar zakat telah tiba waktunya, sehingga ketentuan tentang besaran zakat fitrah dan fidyah perlu ditetapkan dengan keputusan yang akan menjadi pedoman umat islam di Keerom dalam membayar zakat,’’ujarnya.

Dari hasil rapat koordinasi tersebut akhirnya diputuskan kadar zakat fitrah tahun 1440 H/2019 M, untuk zakat fitrah berupa beras sebesar 2,5 Kg, sedangkan berupa uang, ukuran standar Rp.37.000, ukuran bagus Rp.47.000. Sementara untuk fidyah ditetapkan dalam kisaran 20.000 s/d 30.000 perhari. (Rif / Koran Harian Pagi Papua)