10 Tim Ramaikan Kejuaraan Piala Kemenpora U-12 Seri Kota Jayapura

0
96
10 tim ramaikan kejuaraan Liga Sepakbola Pelajar U-12, Piala Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Seri Kota Jayapura berlangsung di lapangan Cigombong Koraja, selama dua hari, Senin dan Selasa 20-21 Mei 2019. (Geis)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  10 tim ramaikan kejuaraan Liga Sepakbola Pelajar U-12, Piala Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Seri Kota Jayapura berlangsung di lapangan Cigombong Koraja, selama dua hari, Senin dan Selasa 20-21 Mei 2019.

10 tim yang ikut dalam kejuaraan itu antara lain, SSB Kayo Batu, SSB Nafri, SSB Batik Papua, SSB Putra Pasifik, SSB Cenderawasih, SSB Numbay Star, SSB Emsyk, Mandala Jaya FC, Polimak FC, SSB Bhayangkara.

Koordinator operator Kompetisi U-12, Stenly Noya kepada wartawan Senin, (20/05/2019). (Geis)

“Piala Menpora ini di jalankan antara seri Kabupaten/Kota sampai ke tingkat Nasional. Untuk Kota Jayapura akan berlangsung hari ini dan besok,” ujar Ketua FOSSBI Papua dan juga sebagai Koordinator operator Kompetisi U-12, Stenly Noya kepada wartawan Senin, (20/05/2019).

Diri menjelaskan sebenarnya seharusnya ada 12 tim ikut tetapi sampai hari ini 10 tim saja yang ikut dari semua SSB maupun akademi serta klub yang ada di Kota Jayapura.

“Nanti yang keluar sebagai pemenang di seri Kota Jayapura akan ikut di seri Provinsi Papua yang akan berlangsung di Kabupaten Mimika bulan Juli nanti. Untuk seri Nasionalnya nanti di Palembang bulan September nanti,” jelasnya.

Nantinya yang juara di tingkat Kota Jayapura akan mewakili Kota untuk bermain di seri Provinsi di Timika 12-13 Juli, di beberapa Kabupaten semua sudah selesaikan pertandingan. Kabupaten Jayapura, Keerom, Jayawijaya dan lainnya sudah selesai yang aktif dalam pembinaan usia dini, tinggal Kota Jayapura yang kita sekarang sedang menggelar pertandingan.

“Putaran nasional sendiri akan berlangsung Stadion Jakabarin Palembang dari seleuruh Indonesia yang juara ditingkat Provinsi. Ini sebenarnya program dari Kemenpora hanya saja dia single mhact sehingga di kasih ke pihak ketiga sebagai operator Liga , jadi U-12 ini operatornya Forum Sekola Sepak Bola Indonesia (FOSSBI) untuk membina sepak bola pelajar usia 12 tahun,” terangnya.

Mulai dari seri Kabupaten/Kota, Provinsi sampai dengan Nasional itu operatornya FOSSBI, demikian juga ada U-14, U-16 itu ada operatornya sendiri.

“Sebenarnya ini hanya untuk pembinaan usia dini, sebenarnya dia tidak menekankan kepa prestasi sebenarnya. Tapi bukan berarti tujuan bermain bola tidak tercapai tapi dalam semangat usia dini itu bagamana mereka bisa memahami bagaiamana bermain sepakbola dengan baik, prinsip bermain bola. Jadi dalam usia dini tidak di tekankan kepada istilahnya No Money, No Tropi,” terangnya.

Ia menambahkan jadi bagaimana pemain di usia dini ini bisa mengembangkan apa yang mereka dapat di pelatihan mereka di SSB. “Jadi memang problemnya itu kita di Kota Jayapura ini minim turnamen, berbeda dengan mereka di daerah Jawa. Dengan momen seperti menjadi kesempatan buat SSB bisa mengembangkan apa yang mereka dapat karena mereka banyak berlatih jenuh karena kurangnya kompetisi atau turnamen,” bilangnya.

“Salah satu tujuan dari Kemenpora ini juga telah memberi banyak kesempatan kepada sekolah sepakbola, artinya apa yang di dapatkan bisa mengukur mereka punya bakat,” tandasnya.

Untuk di Timika kurang lebih 10 Kabupaten/ Kota yang akan mengikuti Seri Provinsi Papua di Timika yang akan berlangsung 12-13 Juli.

Untuk kejuaraan ini kita memakai sistem stengah kompetisi babak penyisihan di ikuti semua SSB yang ikut jadi itu juga tergantung beberapa peserta yang ikut kalau banyak akan di ambil juara dan raner up, tapi karena peserta kurang maka yang akan mewakili Kota Jayapura juara saja.

Untuk tingkat nasional nanti memperebutkan piala Menpora nanti di tingkat nasional baru ada tropi nya. Memang kalau di tingkat Kabupaten/Kota sampai Provinsi hanya di berikan piagam. Tergantung kepada panitia nanti kalau ada kebijakan lain mereka mau memberikan piala tidak apa-apa.

“Kalau di regulasi seri Kabupaten/Kota itu hanya bentuk piagam saja. Karena dia tidak orientasi kepada prestasi. Karena Operatornya di FOSSBI memang mereka putar sampai di seri nasional tetapi kebijakan dari operator mereka akan ikut iven di tingkat Asia. Jadi yang juara nasional itu di bulan November akan ikut Piala Singa di Singapura, tahun lalu juga sudah berjalan, jadi tahun lalu mereka ikut iven di tingkat Asia. Di Kota Jayapura sendiri ini merupakan tahun keempat pelaksanaan,” ucapnya.

Ini juga merupakan program Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), yang sekarang jadi sudah berjalan tahun keempat. (Lintas Sport/GM)