Bawaslu Papua Tolak Hasil Perolehan Suara KPU Puncak

0
245

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Untuk kedua kalinya Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Papua menyatakan penolakan terhadap seluruh hasil perolehan suara yang dibacakan oleh KPU Puncak dalam  rapat pleno terbuka rekapitukasi perhitungan suara tingkat Provinsi Papua pada Pemilu tahun 2019, yang dilakukan oleh KPU Provinsi Papua, Selasa 14 Mei 2019, di Lantai 7 Grand Abe Hotel, Kota Jayapura, Papua.

Penolakan Bawaslu Papua terhadap hasil perolehan suara mulai dari suara calon Presiden-Wakil Presiden, Suara Caleg DPR RI, Suara Caleg DPD RI, dan Suara Caleg DPR Provinsi yang dibacakan oleh KPU Paniai itu, lantaran KPU Puncak hanya melakukan pleno di Dapil 1 Distrik Ilaga (ibu Kota Kabupaten Puncak) sementara  dapil 2 dan Dapil 3 di daerah itu tidak dilakukan pleno.

Anggota Bawaslu Bidang Penindakan,  Amandus Situmorang dalam
rapat pleno terbuka rekapitukasi perhitungan suara tingkat Provinsi Papua itu mengatakan Bawaslu Papua menolak seluruh hasil perolehan suara yang dibacakan oleh KPU Puncak.

“Kami Bawaslu Papua menolak dan tidak mengakui seluruh hasil perolehan suara yang dibacakan oleh KPU Puncak  dalam rekapitulasi perhitungan suara tingkat Provinsi. Dan kami akan menindaklanjuti dengan pidana, karena unsur hukumnya terpenuhi,” kata Anggota Bawaslu Bidang Penindakan, Amandus Situmorang itu.

Kendatipun Bawaslu Papua, 16 saksi partai politik dan 14 saksi PPD menolak hasil perolehan suara yang dibacakan oleh KPU Puncak. KPU Papua tetap menetapkan hasil perolehan suara yang dibacakan oleh KPU Puncak. (Richard Mayor)