JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) dan Pekan Paralyimpic Pelajar Nasional (PEPAPERNAS) Ke-XV , pada bulan Oktober 2019 ini, menjadi tolak ukur kesiapan dari para medis untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Ke-XX Tahun 2020 di Papua.

“Kalau kami kesehatan sudah malakukan presentase di mana-mana, jadi kami sekarang ada dua hal yang kami fokus. Petama kepada Sumber Daya Manusia (SDM) dan Pelatihan-pelatihan untuk ACLS, BCLS, ATLS, Sport Medicine kita lagi fokus ke situ,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg, Aloysius Giyai,  M.Kes.,  kepada pers di Jayapura, Kamis, 9 Mei 2019.

Dirinya juga menerangkan bahwa dalam tahun ini kami sedang perbaiki seluruh rumah sakit sarana dan prasarana fasilitas pelayanan fisik seluruh rumah sakit yang akan menjadi rujukan pasien.

“Itu yang sekarang kami lakukan rehab besar-besaran, kita tidak bedakan rumah sakit pemerintah dan swasta. Karena kita semua mau melayani yang terbaik fasilitas yang ada di Papua,” terangnya.

Dijelaskannya untuk sekarang ini Rumah Sakit Dok II, Marthen Indey, Bhyangkara, Angkatan Laut, Dian Harapan, Abepura, Yowari Sentani, Biak, Wamena, Merauke, semua kita benahi dan untuk tahun depan sudah masuk dengan fasilitas pengadaan peralatan.

“Kita juga fokus ke pelatihan-pelatihan untuk skill khusus penanganan pada saat cabor-cabor bertanding. Cabor itu juga pelatihan nya berbeda-beda tergantung venue apa?. Tergantung di arena mana ada pertandingannya tensi nya tinggi dengan intensitas cedera, jadi resiko tinggi, sedang dan rendah. Kami Kesehatan tetap siap,” tuturnya.

Dirinya juga merasa bersyukur karena meskipun persiapan nya baru awal tetapi semua daerah sudah siap. “Menyambut PON kami muda-mudahan Kesehatan yang paling siap. POPNAS menjadi tolak ukur untuk menuju PON. Musibah bencana kita tidak pernah duga tetapi dari sisi untuk menuju ke sana, penanganan korban bencana banjir bandang sentani, menjadi acuan apakah kita siap atau kah tidak dan kita sudah evaluasi, jadi kekurangan kita di mana dan itu menjadi satu catatan bagi kami untuk benahi,” terangnya.

Di POPNAS nanti benar-benar kita akan fight untuk melihat kekuatan kita disitu dengan 20 Cabang Olahraga yang akan di pertandingkan. “Anggap saja POPNAS itu adalah PON biarpun itu hanya 20 cabor sedangkan PON 47 cabor, tapi di POPNAS nanti anggap saja itu ujicoba menuju PON,” tutupnya. (Lintas Sport/GM)