JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Kepala Bina Prestasi (Kabinpres) Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Papua, Christian Makabori mengatakan, bahwa atlet – atlet Tim Cricket Papua sedang tahap kesiapan dan latihan – latihan yang dilakukan menjelang PON XX 2020 nantinya di Bumi Cenderawasih.

Kepala Bina Prestasi (Kabinpres) Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Papua, Christian Makabori, saat memimpin anak asuhnya dalam sebuah pemanasan sebelum dilakukan game bersama di lapangan. (Eveerth / lintaspapua.com)

Kesiapan ini disampaikan Christian Makabori, yang juga bertindak sebagai Pelatih Cricket Papua yang menangani langsung dua tim putra dan putri selama latihan berlangsung di Lapangan Halaman Kantor Dinas Otonom Kotaraja, Sabtu, 11 Mei 2019.

 

“Latihan  – latihan ini adalah rutin kami lakukan setiap hari, hanya pada setiap akhir pekan atau sabtu ada game – game campuran dan putra dan putri,” ujar Christian Makabori, yang ditemui saat mengarahkan para pemain saat menjalani latihan.

Ibu Yustiin Mebri dan Om Ganny Richard Mambai, saat memberikan arahan kepada para atlet saat latihan. (Eveerth / lintaspapua.com)

Dirinya menjelaskan, bahwa sejauh ini semua proses latihan berjalan lancar, hanya hingga saat ini belum semua tim kumpul, karena sebagian pemain ada di Bali dan Jogyakarta Jawa Barat.

 

“Beberapa pemain kami berada di Jawa Barat dan Bali, namun tetap solid menjaga komunikasi dan semua akan bergabung nantinya dalam satu tim putra dan satu tim putri Cricket Papua,’ jelasnya.

 

Ketika ditanyakan mengenai jadwal tanding atau uji coba untuk mengukur kekuatan tim Papua, Dirinya menjawab, bahwa semua usulan uji coba atau rencana latihan terpusat akan dilakukan di Bali, karena disana banyak hal yang bisa kita kerjakan, selain latihan juga ada tim tanding serta adanya lomba –  lomba yang bisa diikuti.

Suasana Latihan Tim Cricket Papua. (Eveerth / lintaspapua.com)

“Usulan kami sudah disampaikan kepada KONI Papua, sehingga kami berharap Training Center (TC) terpusat semua di Bali, karena ada lawan tanding dan banyak pertandingan uji coba yang bisa dilakukan untuk kesiapan,” ungkapnya.

 

Hal yang sama juga disampaikan Asisten Pelatih Cricket Papua, Jhon Richard Mambai dan Yustine Mebri, yang langsung membantu saat latihan berlansung d Lapangan depan Kantor Dinas Otonom Kotaraja.

“Nantinya ada Kelas enam orang, kelas 8 orang dan kelas 11 orang, sehingga Tim Papua akan ikut dalam kelas – kelas tanding yang ada,” jelasnya.

Ketika ditanyakan, Target untuk PON XX 2020, pihaknya memberikan target dua mendali emas, namun paling tidak satu medali emas dari enam emas yang akan diperebutkan.

 

Sekilas Kriket (Cricket)

 

Kriket adalah sebuah olahraga tim yang dimainkan antara dua kelompok yang masing-masing terdiri dari sebelas orang. Bentuk modern kriket berawal dari Inggris, dan olahraga ini populer di negara-negara Persemakmuran. Di beberapa negara di Asia Selatan, misalnya India, Pakistan, dan Sri Lanka, kriket adalah olahraga paling populer. Kriket juga merupakan olahraga yang penting di Inggris dan Wales, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, Zimbabwe dan wilayah Karibia yang penduduknya bertuturkan bahasa Inggris (dipanggil Hindia Barat atau West Indies).

Kriket merupakan permainan yang menggunakan pemukul (“bat”) dan bola. Tujuan permainan adalah untuk mencetak lebih banyak run (angka) dibandingkan tim lainnya. Permainan kriket dapat berlangsung hingga lima hari dan dapat berlangsung enam jam atau lebih setiap harinya.

 

Tim Cricket  Papua

Mungkin sebagian orang di Papua belum terbiasa dengan olahraga ini, namun khusus bagi Tim Cricket Papua telah memberikan hasil baik dengan mengharumkan nama Papua, yang mana Tim Papua dari Kejuaraan Nasional Cricket Senior yang digelar di Denpasar, Bali sejak 29 Juni – 9 Juli 2018. Untuk putra, Papua berhasil merebut medali Emas, sementara tim putri menyabet perunggu.

Kejurnas Cricket Cricket Senior 2018 di Bali itu diikuti   7 tim diantaranya, Bali

Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, NTT dan Papua dengan model Round Robin, alias semua tim akan saling berhadapan sebanyak 2 kali.

Kepala Bina Prestasi (Kabinpres) Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Papua, Christian Makabori yang turut hadir mendampingi tim bersama sang pelatih Cricket Soni,  mengatakan, sistim pertandingan setengah Kompetisi dalam 2 Pool. (Eveerth / lintaspapua.com)