SD YPK Onomi Flavouw Dipalang, Ratusan Siswa Ujian Kenaikan Kelas di Halaman Gereja

0
69
Suasana ratusan siswa kelas I hingga kelas V di Sekolah Dasar (SD) YPK Onomi Felafouw, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura terpaksa melaksanakan ujian kenaikan kelas di halaman gereja GKI Jemaat Onomi Felafouw Klasis Sentani. Foto ISTIMEWA FACEBOOK JP)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Tuntutan dari pemilik hak ulayat yang berujung dengan Pemalangan SD YPK Onomi Flavouw menjadi agenda khusus yang harus diselesaikan oleh Pemkab Jayapura, Klasis GKI di Tanah Papua dan YPK serta PSW.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., saat memimpin rapat terkait Pemalangan SD YPK Onomi Felafouw, di kantor Pastori Jemaat GKI Felafouw, Hawaii, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (13/5/2019) sore
Irfan / HPP)

Dengan kejadian tersebut, Pemda Kabupaten Jayapura mengadakan rapat koordinasi, rapat yang berlangsung, Senin (13/5/2019) sore bertempat di Kantor Pastori Jemaat GKI Flavouw, Hawaii, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

Dalam rapat yang dipimpin Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE., M.Si., itu melibatkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Alpius Toam, ST., M.MT., Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura,  Herald Berhitu, Kepala Sekolah SD YPK Onomi Flavouw, Anace Aibekob, Kepala Distrik Sentani Budi P. Yoku, S.STP., sejumlah staff Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura dan para guru SD YPK Onomi Flavouw.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si., saat dikonfirmasi dalam keterangannya via pesan Whatssapp (WA) menjelaskan, tujuan rapat dadakan yang digelar oleh Pemkab Jayapura dengan melibatkan seluruh Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura dan pihak SD YPK Onomi Flavouw, untuk membahas terkait Pemalangan SD YPK Onomi Flavouw yang terjadi pada Senin (13/5/2019) yang berujung dengan digelarnya ujian kenaikan kelas bagi murid kelas 1 hingga kelas V itu di halaman gereja.

 

“Dengan adanya rapat koordinasi ini bisa menghasilkan solusi yang terbaik Dan tidak merugikan satu pihak baik itu pemerintah maupun anak-anak didik,” kata Mathius.

Direncanakan hari Selasa (14/5/2019), akan dibuatkan tenda sementara untuk siswa dapat mengikuti ujian kenaikan kelas selama tiga hari kedepan.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., saat memimpin rapat terkait Pemalangan SD YPK Onomi Felafouw, di kantor Pastori Jemaat GKI Felafouw, Hawaii, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (13/5/2019) sore. (Irfan / HPP)

“Sementara kursi dari sekolah dapat di gunakan untuk kenyamanan siswa saat belajar atau melaksanakan ujian kenaikan kelas. Sedangkan untuk status tanah sekolah akan dibahas bersama dengan pihak yayasan dan akan dibuat telaah hukum. Supaya pemerintah daerah dapat membantu selesaikan permasalahan hak ulayat tersebut,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, ratusan siswa kelas I hingga kelas V di Sekolah Dasar (SD) YPK Onomi Flavouw, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura terpaksa melaksanakan ujian kenaikan kelas di halaman gereja GKI Jemaat Onomi Flavouw Klasis Sentani.

Hal ini dilakukan lantaran gedung sekolah dipalang oleh pemilik hak ulayat sejak Jumat (10/5/2019) lalu. Pemalangan ini disebabkan belum adanya penyelesaian hak ulayat areal sekolah antara pemilik hak ulayat dengan pihak yayasan dalam hal ini YPK di Tanah Papua.

Sedangkan aksi Pemalangan terhadap SD YPK Onomi Flavouw ini sudah terjadi selama lima kali dan berdasarkan informasi yang diterima oleh wartawan harian ini bahwa pihak sekolah mengancam akan menggelar ujian kenaikan kelas di jalan raya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)