Pleno KPU Papua Tidak Bahas C1, Tapi DA1 Soal Hasil Suara

0
445

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Rapat pleno terbuka rekapitukasi perhitungan suara tingkat provinsi Papua pada Pemilu tahun 2019, yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, sejak 27 April hingga 12 Mei 2019 terhadap hasil suara Pemilu 2019 dari 29 Kabupaten/Kota di Provinsi Papua.

Dimana dalam pleno KPU Papua itu, KPU  Papua tak membahas soal  C1 dari hasil perolehan suara, yang dipersoalkan oleh saksi caleg, saksi partai dan saksi DPD. Tetapi soal hasil perolehan suara yang dipersoalkan, KPU Papua butuh DA1 dari  hasil perolehan suara tingkat PPD dan KPU Kabupaten/kota yang dimiliki oleh saksi caleg, saksi partai dan saksi DPD.

“Yaa, soal perselisihan atau keberatan dari saksi terhadap hasil perolehan suara dari caleg mereka dan partai mereka dalam pleno rekapitukasi perhitungan suara tingkat provinsi papua terhadap hasil perolehan suara dari 29 kabupaten/kota di papua, kami KPU Papua hanya dapat melayani saksi yang memiliki DA1”, kata Ketua KPU Provinsi Papua,  Theodorus Kossay,  kepada Wartawan, Minggu  (12/5/2019).

Kossay menyebutkan tahapan perhitungan hingga perolehan suara caleg atau partai politik dimulai dari KPPS, dan para saksi diberikan CI hasil perolehan suara oleh KPPS yang tertuang dalam C1 itu.

Sementara,  untuk perhitungan perolehan suara caleg atau partai politik dalam tingkatan PPD dan KPU, para saksi dan partai politik diberikan DA1. Sebut Kossay.

Ditanya soal jika masih ada keberatan atau penolakan dari saksi terhadap hasil perolehan suara yang tidak sesuai dengan C1, Kossay menuturkan jika masih ada keberatan dari saksi terhadap hasil perolehan suara yang tak sesuai dengan C1 yang mereka miliki.

“Kami KPU Papua siapkan blangko DC2 kepada saksi untuk mengisi keberatan mereka,” tandasnya. (Richard Mayor / lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here