SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Kekhawatiran masyarakat terkait harga bahan pokok akan melambung di bulan puasa terbukti. Pantauan wartawan harian ini, Rabu (8/5/2019) kemarin, di Pasar Pharaa Sentani, harga bahan pokok khususnya (cabe rawit) dan telur melambung.

 

Eka membeberkan, ada beberapa jenis bahan pokok di Pasar Pharaa yang mulai mengalami kenaikan. “Untuk jenis bumbu dapur yang paling menonjol dan naik secara mendadak adalah cabe rawit dan bawang merah serta telur,” kata Eka.

 

Dia menjelaskan, harga bumbu dapur yang terus naik dan belum stabil di Pasar Pharaa. “Kita datang belanja ke pasar, tapi harga bumbu dapur semuanya naik. Seperti cabe rawit, bawang putih, bawang merah dan telur,” katanya.

 

Diketahui, untuk harga cabe rawit biasanya Rp 40 ribu per kilogram (kg) kini naik menjadi Rp 80 ribu. Sedangkan bawang merah juga naik menjadi Rp 65 ribu per kilogram (kg) dan telur menjadi Rp 65 ribu per rak.

Di sisi lain, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.SI., mengatakan, masalah kenaikan harga menjelang ramadhan dan hari raya memang gejalan yang sering terjadi. “Masalah ini sudah dirapatkan untuk mencari solusinya, dan untuk kesiapan stok di pasar itu ada hanya saja ini permainan pedagang yang kecenderungan sudah mengetahui jika hari besar keagamaan masyarakat pasti membeli biarpun harga dinaikkan,” bebernya.

 

Mathius melanjutkan, untuk menanggulangi masalah ini akan melakukan sidak (Inspeksi Mendadak) di pasar.

 

“Itu bisa sidak, yo harus sidak. Tidak boleh naikkan harga seperti itu. Kita akan lakukan sidak jika harga sudah di luar kemampuan harga rata-rata,” tegas Mathius Awoitauw. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)