Sinergitas BPJS Kesehatan dengan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor

0
69
Forum Komunikasi dan Kemitraan Pemangku Kepentingan Utama di Kabupaten Biak Numfor guna membahas permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan Program JKN-KIS. Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten III Sekretaris Daerah Kabupaten Biak. Senin, (06/05/2019. (Viona / lintaspapua.com)

BIAK (LINTAS PAPUA) – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan program nasional yang membutuhkan dukungan dari berbagai stakeholder. Pemerintah Daerah memegang peranan penting dalam pelaksanaan program tersebut.

Untuk itu, BPJS Kesehatan melaksanakan kegiatan Forum Komunikasi dan Kemitraan Pemangku Kepentingan Utama di Kabupaten Biak Numfor guna membahas permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan Program JKN-KIS. Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten III Sekretaris Daerah Kabupaten Biak. Senin, (06/05/2019)

Kepala Bpjs Kesehatan Cabang Biak Budi Sukwara, saat berbicara dalam kegiatan. (Viona / lintaspapua.com)

Adapun agenda pembahasan forum ini adalah tentang cakupan kepesertaan JKN-KIS di Kabupaten Numfor, validitas data kepesertaan, perluasan peserta dan kepatuhan, dan juga pelayanan fasilitas kesehatan, baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) serta pembahasan terkait hal-hal lainnya yang dikira perlu mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.

Asisten III, Andarias F. Lameki mewakili Sekda Kabupaten Biak Numfor selaku Pimpinan Forum menyampaikan bahwa agenda rutin BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor yang dilaksanakan setahun 2 kali ini merupakan langkah yang baik untuk membangun dan memperkuat kerja sama antar instansi.

Selain itu, ia juga mengatakan peran pemerintah saat ini masih kurang optimal, maka dari itu diperlukan adanya sinergisitas antar instansi di lingkungan pemerintah Kabupaten Biak Numfor dengan BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor.

“Melalui forum ini, sudah jelas dari Program JKN-KIS ini siapa membidangi apa. Maka saya persilahkan masing-masing instansi jika ingin memberikan masukannya terkait pelaksanaan Program JKN-KIS. Karena urusan kesehatan bukan hanya kewajiban BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit tetapi juga merupakan kewajiban Pemerintah Daerah,” terang Lameki.

Lameki juga mengatakan sengaja menghadirkan seluruh pimpinan OPD untuk bersama-sama melihat berbagai macam persoalan-persoalan yang dihadapi agar dapat ditemukan solusinya secara bersama-sama, solusi baik untuk BPJS Kesehatan termasuk solusi untuk peserta JKN-KIS itu sendiri.

Suasana Kegiatan. Melalui forum komunikasi ini juga BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor dalam mengawal dan menyukseskan Program JKN-KIS. (Viona / lintaspapua.com)

“Jadi, mari bersama-sama kita melihat permasalahan ini sehingga ada rekomendasi yang bisa dihasilkan dari pertemuan ini dan hasil dari pertemuan ini juga akan diteruskan kepada Sekretaris Daerah untuk selanjutnya dilaporkan ke Bupati Biak Numfor,” jelas Lameki.

Melalui forum komunikasi ini juga BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor dalam mengawal dan menyukseskan Program JKN-KIS.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Biak, Budi Sukwara juga menambahkan seluruh lembaga harus ikut berperan dan berkontribusi aktif dalam menyukseskan Program JKN-KIS, saling membantu dalam menyelesaikan dan memecahkan permasalahan di lapangan serta merumuskan rencana strategis yang tidak tumpang tindih terkait pelaksanaan Program JKN-KIS.

Diharapkan dengan dukungan dari setiap anggota forum yang hadir tentunya menjadi hal yang positif bagi keberlangsungan Program JKN-KIS sehingga seluruh warga dapat terdaftar secara 100%.

“Kita harapkan Forum ini adalah sebagai sarana untuk menyamakan persepsi antara BPJS Kesehatan dengan Pemerintah Daerah terkait pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Biak Numfor. Banyak sekali yang dihasilkan dalam forum ini, yaitu beberapa komitmen dari masing-masing kepala OPD menuju Universal Health Coverage di Kabupaten Biak Numfor,” ujar Budi.  (Viona / lintaspapua.com)