Bacaan : Yesaya 48 :12-22

Bersyukur sebagai orang percaya kita memiliki Roh Kudus yang sudah termeterai di dalam hidup kita. “…di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu. Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya,” (Efesus 1:13-14).

 

Di zaman sekarang ini teknologi semakin canggih. Dulu orang seringkali mengalami kesulitan dan bahkan bisa saja tersesat ketika mencari alamat yang hendak dituju, atau sulit mengetahui letak atau posisi kita di mana.

Tetapi sekarang ada yang namanya GPS (Global Positioning System), suatu alat yang bisa dengan mudah mendeteksi letak atau posisi kita. Dengan alat ini kita dapat dengan mudah menemukan letak dan menentukan arah yang benar, terutama ketika kita sedang menempuh perjalanan.

Tetapi secanggih-canggihnya GPS, tidak dapat membantu, menolong, menuntun dan mengarahkan hidup kita kepada jalan kebenaran? Sebab “Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.” (Amsal 14:12).

Banyak orang mengalami kebutaan ‘rohani’ sehingga mereka tidak dapat melihat jalan kebenaran yang sejati. Yang bisa mereka lakukan hanyalah mereka-reka atau menebak-nebak jalan mana yang benar menurut pemikiran sendiri atau menurut kata orang.

“Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh.” (Yesaya 48:17)

Roh Kudus adalah Penolong bagi kita sebagaimana yang Tuhan Yesus katakan, “…Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.” (Yohanes 14:26). Dengan pertolongan Roh Kudus kita dituntun kepada jalan kebenaran, ialah Tuhan Yesus sendiri. “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14:6).

Saat ini Iblis dengan segala cara berusaha untuk membelokkan arah hidup manusia supaya semakin menjauh dari jalan kebenaran itu. Dengan iming-iming yang menggiurkan dan membuka pintu selebar-lebarnya Iblis berusaha menuntun manusia ke jalan yang ujungnya menuju kepada kebinasaan kekal (baca Matius 7:13).

Ya Roh Kudus, “…lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!” (Mazmur 139:24)

Dapatkan renungan dan ilustrasi kristen terlengkap serta update setiap hari. Download di sini: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.kristen.renunganilustrasi