Bupati Mathius Awoitauw Kumpulkan Kepala OPD Bahas Pembangunan Hunian Sementara

0
237
Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Jayapura dipanggil Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., untuk melakukan pertemuan di Ruang Media Center Posko Induk di Aula Lantai I Kantor Bupati Jayapura, Kamis (25/4/2019) kemarin pagi membahas pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi korban banjir bandang dan longsor yang terjadi pada tanggal 16 Maret 2019 lalu. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Jayapura dipanggil Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., untuk melakukan pertemuan di Ruang Media Center Posko Induk di Aula Lantai I Kantor Bupati Jayapura, Kamis (25/4/2019) kemarin pagi membahas pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi korban banjir bandang dan longsor yang terjadi pada tanggal 16 Maret 2019 lalu.

 

Hadir pula dalam rapat atau pertemuan tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, S.Sos., M.KP, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Timothius J. Demetouw, Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Jayapura Parson Horota dan perwakilan TNI-Polri.

 

Bupati memaparkan, para pengungsi korban banjir bandang dan longsor sudah banyak yang kembali ke rumahnya masing-masing.

 

“Semuanya tetap jalan, dan banyak yang sebenarnya sudah kembali ke rumah masing-masing. Karena fasilitas mereka sudah mulai bisa di bersihkan, bangunan rumahnya terutama ya konstruksinya. Yang sekarang ada inikan yang rumahnya sama sekali hilang dibawa banjir, tetapi juga rusak berat. Ini saja yang kita sedang pikirkan untuk apakah segera hunian sementara,” kata Bupati Mathius.

 

Bupati pun menyampaikan, lokasi untuk hunian sementara (Huntara) sudah disiapkan dan juga desainnya sudah ada, kemudian untuk hunian tetap (Huntap) juga sudah ada. Termasuk juga beberapa pihak atau kelompok masyarakat yang kembali ke kampung masing-masing. “Jadi, kita harus perhitungkan semuanya untuk perincian dana itu kepastiannya,” beber Mathius Awoitauw.

 

Lima (5) hektare telah dalam proses disiapkan oleh Pemkab Jayapura untuk lokasi pembangunan hunian sementara (Huntara), kata Bupati Mathius, ini sudah di komunikasikan, juga perlu ada pelepasan-pelepasan yang pasti dan kalau ada sertifikat lebih bagus lagi.

 

“Jadi, mulai hari ini (kemarin) dan besok (hari ini) semua perhitungan sudah harus selesai. Supaya kita tahu butuh biaya berapa, terus nanti kita komunikasi dengan BNPB untuk bagaimana kita bisa mendapatkan dukungan guna bantuan-bantuan stimulan terhadap bantuan pembangunan perumahan-perumahan,” katanya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here