Warga Papua Diimbau Tak Lakukan Perayaan Hasil Pemilu Presiden 2019

0
141
Gubernur Papua saat bersama Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi, keduanya memakai Noken Asli Papua. dalam sebuah kunjungan di Kabupaten Nabire, yang langsung disambut Bupati Nabire,. (Foto Dian Mustikawati)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Gubernur Papua,  Lukas Enembe mengimbau seluruh warga Bumi Cenderawasih agar tak melakukan perayaan apa pun berkenaan dengan proses pemilihan presiden, kendati seluruh lembaga survei nasional dalam hitung cepat telah memastikan kemenangan pasangan Jokowi – Maruf.

Lukas mengimbau warga agar tak merespon berlebihan hasil hitung cepat atau Quick Count Pemilu 2019 yang dilakukan sejumlah lembaga survei. Ia berharap masyarakat tetap menunggu hasil perhitungan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Memang Quick Count Pemilu menggunakan metode yang teruji dan terukur secara ilmiah. Tapi saya harap warga tak terpengaruh dengan hasil Quick Count Pemilu 2019,”

“Intinya jangan lakukan kegiatan perayaan dan lainnya dengan mengumpulkan massa sebagai bentuk selebrasi, sebab dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas nasional,” terang ia.

Gubernur juga memberi peringatan keras kepada kelompok tertentu yang berusaha menggangu keamanan dan ketertiban di Papua. Pihaknya sudah menginstruksikan pihak TNI/Polri, untuk menindak tegas kelompok maupun oknum yang berupaya mengganggu stabilitas keamanan di Papua.

“Kalau ada kelompok yang membuat suasana gaduh di wilayah Papua, saya minta TNI dan Polri amankan kelompok tersebut,” pungkasnya.

“Sebab sekali lagi belum ada hasil resmi dari KPU, jangan ada ada kegiatan seperti pengucapan syukur atau pesta perayaan kemenangan. Juga yang berupaya membuat keonaran saya harap tidak boleh terjadi di Papua,” pintanya. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)