Bupati Mathius Awoitauw Pimpin Gelar Pasukan Kesiapan Pemilu : 650 Personel Gabungan TNI – Polri  Siap Amankan Pesta Demokrasi 2019

0
179
Hari Jumat (12/4/2019) pagi pekan lalu bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, digelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu Serentak 2019. Tampak Bupati Jayapura bersama pimpinan TNI - Polisi dalam apel kesiapan jelang Pemilu 2019. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAUA) – Hari Jumat (12/4/2019) pagi pekan lalu bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, digelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu Serentak 2019.

 

Apel gelar pasukan ini diikuti ratusan TNI-Polri, anggota Satpol PP Kabupaten Jayapura, anggota Linmas dan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE., M.Si, saat memimpin kegiatan tersebut. (Irfan / HPP)

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE., M.Si.. Nampak hadir Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH., M.Si.

 

Kapolres Victor yang ditemui usai apel menegaskan, saat ini situasi di Kabupaten Jayapura sangat kondusif untuk menyelenggarakan Pemilu Serentak 2019. Lanjut Kapolres Victor menyampaikan, apel gelar pasukan pengamanan ini dilakukan untuk mengecek kesiapan personel TNI-Polri sebelum diterjunkan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

 

Untuk pengamanan pemilu sendiri, Polres Jayapura dan TNI akan mengerahkan 650 pasukan gabungan yang akan melakukan pengamanan mulai dari proses distribusi, pemungutan suara, rekapitulasi dan juga pleno di tingkat kabupaten.

 

“Jadi, kita menurunkan sebanyak 650 personil gabungan TNI-Polri untuk mengamankan 531 TPS di 19 distrik se-Kabupaten Jayapura pada pemilu serentak tahun 2019 ini. Kemudian juga ada peleton-peleton yang akan stand by, jik ada gangguan keamanan yang meningkat, maka mereka akan diturunkan untuk memback up,” ungkap AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si., usai pelaksanaan apel gelar pasukan pengamanan, Jumat (12/4/2019) pagi pekan lalu.

 

Untuk pengamanan di TPS sendiri, Polres Jayapura telah membuat pemetaan kategori TPS kedalam dua kategori yakni, kategori aman dan rawan. Lanjut kata Kapolres Victor, untuk pengamanan wilayah rawan itu pihaknya telah mengelompokkan daerah rawan konflik di Kabupaten Jayapura itu ada dua wilayah yakni, Kota Sentani dan Distrik Airu.

 

“Jadi, untuk wilayah rawan dengan daerah yang memiliki TPS yang jumlahnya banyak itu di Kota Sentani, sedangkan untuk wilayah rawan dengan daerah yang memiliki TPS yang secara geografis jauh dari wilayah perkotaan itu di Distrik Airu. Sehingga dua wilayah yang dianggap rawan ini menjadi atensi kami. Nah, dua wilayah ini masuk dalam wilayah rawan dua, sehingga pengamanannya akan lebih ketat dibanding wilayah-wilayah lainnya,” tutur Kapolres Victor.

 

“Saya tegaskan kami dari TNI-Polri siap melakukan pengamanan pemilu, sehingga masyarakat bisa menyalurkan hak suaranya dengan baik,” tegasnya.

 

Sementara itu, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE., M.Si., dalam arahannya berpesan kepada personel gabungan TNI-Polri untuk meningkatkan sinergitas dan juga kerjasama guna menjamin lancarnya pemilu 2019 yang aman dan damai.

 

“Kepada ASN, kita juga minta tetap bersikap netral dan dilarang terlibat dalam politik praktis. karena sanksinya jelas dan tegas diatur dalam undang-undang (UU) Pemilu,” pinta Mathius Awoitauw dengan nada tegas.

 

Untuk itu, Bupati Mathius mengimbau kepada seluruh masyarakat agar datang ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya, karena satu suara menentukan masa depan bangsa untuk lima (5) tahun kedepan.

 

“Saya imbau kepada semua elemen masyarakat agar dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar. Ingat bahwa lima (5) menit di bilik suara itu menentukan lima (5) tahun kedepan. Jadi, mari gunakan hak suara anda dengan bijak dan memilih sesuai dengan hati nurani,” imbuhnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)