Tinjau Korban Air Pasang Danau Sentani, Bupati Mathius Awoiatuw Pastikan Pelayanan dan Distribusi Bantuan Lancar

0
178

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., kembali meninjau beberapa kampung yang terdampak air pasang (meluapnya) Danau Sentani. Mathius langsung menuju lokasi yang terparah kena imbas meluapnya air danau, yakni di Kampung Hobong, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, kemudian ke Buki Masolo dan Kampung Yokiwa, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura., Selasa (9/4/2019) kemarin.

 

Dalam kunjungannya tersebut, Bupati Mathius di masa transisi darurat ini ingin memastikan semua korban dapat tertangani dengan baik.

 

“Tadi (kemarin) kunjungan kita kan untuk memastikan bahwa semua pelayanan lancar, kemudian pendidikan untuk ujian-ujian tetap berjalan dan yang paling penting adalah distribusi bahan makanan (Bama) ke masyarakat yang menjadi korban meluapnya air Danau Sentani,” terang Mathius Awoitauw.

 

Sekedar diketahui, terdapat 25 kampung di pesisir Danau Sentani yang terendam akibat meluapnya air danau sentani pascabencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Jayapura pada Sabtu (16/3/2019) lalu.

 

Kampung-kampung yang terendam yakni, Doyo Lama, Sosiri, Yakonde, Dondai, Kwadeware, Babrongko, Simporo, Khameyakha, Abar, Atamali, Putali, Sereh, Ifar Besar, Yoboi, Hobong, Yahim, Yobeh, Ifale, Nendali, Asei Besar, Ayapo, Puay, Asei Kecil, Nolokla dan Yokiwa.

 

Terendamnya pemukiman warga yang bermukim di kampung-kampung sekitar Danau Sentani itu akibat air danau yang meluap.

 

Banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (16/3/2019) di sejumlah wilayah di Kabupaten Jayapura itu menyebabkan 9.691 jiwa harus mengungsi akibat rumah rusak.

 

“Nah, kita sekarang hari ini (kemarin siang) ada disini untuk kita memastikan situasi Kali Jaifuri, kemudian masyarakat di danau sentani inikan sudah adakan rapat. Jadi, semua tokoh-tokoh masyarakat besok (hari ini) akan datang kesini semua untuk turun membersihkan (Kali Jaifuri) ini. Sehingga kita coba cek dulu persiapannya seperti apa, supaya harus ada yang mengarahkan tentang keselamatan di kali ini,” ungkapnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here