JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Setelah mendapat hibah bangunan ruang ganti/toilet dari Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, kini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura turut mendukung pengembangan wisata Pantai Hamadi.

“Ya perusahaan air bersih ini bersedia memasang jaringan pipa air sepanjang destinasi wisata yang terletak dekat Jembatan Youtefa ini,”

Direktur Utama PDAM, Entis Sutisna, dalam sebuah wawancara. (Fransisca / LintasPapua.com)

Direktur PDAM Jayapura, Etis Sutisna mengaku,  pada tahun 2018 kemarin pihaknya bersama Dinas Pariwisata Kota Jayapura sudah membahas dan menemukan solusi dalam mendukung pengembangan kawasan wisata pantai Hamadi.

“Kita akan pasang jaringan air minum mulai dari gapura jalan masuk itu sampai ke seluruh area wisata ini,” kata Etis saat pada acara serah terima hibah bangunan ruang ganti/toilet di pantai Hamadi, Rabu, (10/4/2019).

Dijelaskan,  program ini menggunakan dana alokasi PDAM dibantu oleh balai jalan sehingga, ia meminta agar masyarakat dan tokoh adat dapat membantu guna kelancaran pemasangan pipa-pipa air.

Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., dalam kesempatan ini juga menyampaikan akan dibuat Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan kawasan pantai Hamadi.”tidak ada orang lain yang berjualan disini selain orang asli sini,” kata BTM sapaan akrabnya. Tampak Penyerahan ditandai dengan penandatangani nota kesepahaman antara Pemkot Jayapura dan pengelola wisata, di Pondok wisata Nemo, Pantai Hamadi, Rabu (10/4/19).. (Ardiles / lintaspapua,com)

Dikatakan, untuk mendukung kelancaran air bersih pada area wisata sebelum pemasangan jaringan pipa, PDAM sudah menyiapkan empat unit mobil tangki air guna mendukung pengelola.

“Tentunya ini tidak gratis, jadi saya harapkan seluruh pengelola dapat membayar, akan tetapi bayarannya ini dibawah harga yang sebenarnya,” kata Etis.

“Nantinya, harga tersebut akan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS),” tandasnya. (Ardiles/lintaspapua.com)