BIAK (LINTAS PAPUA) – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional( BKKBN ) gelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Tahun 2019 yang mengangkat tema “Melalui Rakerda BKKBN, kita memantapkan sinergitas implementasi program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dalam mewujudkan keluarga berkualitas di Provinsi Papua.”

Sekda Biak Numfor, Deputi KBKR BKKBN, serta ketua DPR dan para undangan saat membuka Rakerda di Hotel Asana Biak. (Viona / lintaspapua.com)

Rakerda diselenggarakan selama 4 hari sejak tanggal 7 hingga 10 April 2019 bertempat di Hotel Asana Biak. Rakerda ini di ikuti sebanyak 139 peserta yang berasal dari OPD di 29 Kabupaten/kota se Provinsi Papua dan dihadiri pula oleh Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (Deputi KBKR) BKKBN, Dr. Ir. Dwi Listyawardani, Msc, Dip.Com.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Charles Brabar mengatakan bahwa Rakerda yang dilaksanakan di Kabupaten Biak Numfor kali ini merupakan momentum berharga dimana melalui Rakerda kali ini kita dapat melihat kondisi Kearifan lokal yang ada di Kabupaten Biak Numfor. Selain itu juga Kuliner yang ada di Kabupaten Biak Numfor.

Kepala Perwakilan Bkkbn Provinsi Papua Charles Brabar bersama Sekda Biak Numfor Markus Mansnembra serta Deputi KBKR BKKBN saat menyanyikan lagu Indonesia Raya dalam pembukaan Rakerda. (Viona / lintaspapua.com)

Sementara itu, Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (Deputi KBKR) BKKBN, Dr. Ir. Dwi Listyawardani, Msc, Dip.Com menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakannya Rakerda dengan program KKBPK yakni untuk sinergitas pelaksanaan program di lapangan baik Perwakilan Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/kota. Selain itu juga untuk meningkatkan kebersamaan dalam pengembangan program dan menyediakan anggaran program di masing-masing perwakilan sesuai dengan kemampuan yang ada dan yang ketiga untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas.

“Penekanan di Papua adalah bagaimana mensukseskan program 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dengan cara merencanakan kehamilan, memelihara kehamilan sampai kelahiran anak sampai usia 2 tahun. Jadi 1000 hari pertama kehidupan ini benar – benar golden period. Kalau kita ingin menghasilkan generasi yang berkualitas. Dari aspek kesehatan dan aspek Kecerdasan terutama.” Kata Dwi Listyawardani

Sementara itu, Gubernur Provinsi Papua,  Lukas Enembe dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Markus O. Mansnembra memberikan apresiasi dan penghargaan yang tertinggi kepada Kepala Perwakilan dan jajarannya serta stakeholder terkait atas kemajuan dan peningkatan semakin tahun semakin menunjukkan tingkat keberhasilan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan derajat kesehatan bagi keluarga-keluarga melalui penggarapan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga yang sinergikan dengan kegiatan sektor terkait di seluruh Provinsi Papua. (Viona / lintaspapua.com)