SARMI (LINTAS PAPUA)  – Jelang pelaksaan Pemilihan Umum (PEMILU) 2019, 17 April mendatang. Polres Sarmi siagakan 170 anggotanya guna pengamanan pesta rakyat 5 tahunan itu.

”170 anggota telah saya siagakan untuk melakukan pengamanan, guna terlaksananya proses  pencoblosan pada Rabu 17 April 2019 nanti,” kata Kopolres Sarmi, AKBP Paul Izak, Jumat 5 April 2019 di Sarmi.

Disingung  apakah ada penambahan pasukan BKO dari Polda Papua, Kapolres menyebutkan, bahwa BKO dari Brimob Polda Papua sebanyak 30 personil.

Menurut Kapolres Sarmi, bahwa  pihaknya telah menyiapkan 170 anggotanya untuk melakakun pengamanan PEMILU 2019.

Kapolres menjelaskan, sebanyak 170 anggotanya akan disebarkan  di 140 TPS, dari 10 Distrik di daerah Sarmi.

Sementara itu,  Kapolda Papua,  Irjen Pol Drs. Martuani Sormin, M.Si.,  mengingatkan kepada semua pihak yang terlibat dalam kontestasi Pemilu 2019 yang memilih Presiden-Wakil Presiden dan Anggota Legislativ mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat. Untuk dapat memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat, lewat partai politik yang mengusung mereka.

“Saya selaku kapolda papua mengingatkan kepada semua pihak yang terlibat aktif dalam kontestasi Pemilu 2019. Jangan memanfaatkan ajang Pemilu sebagi sarana untuk menghujat orang lewat ujaran kebencian”, kata Kapolda Papua Irjen  Drs. Martuani Sormin, M.Si.

Kapolda menyebutkan, bahwa  pesta demokrasi Pemilu bukan menjadi tempat provokasi untuk terjadi konflik. Tapi pesta demokrasi Pemilu menjadi tempat edukasi bagi masyarakat untuk memilih pemimpin mereka.

Soal keamanan, itu menjadi tangungjawab TNI-Polri. Tegas Kapolda Papua itu.  (Richard Mayor / lintaspapuacom)