BIAK (LINTAS PAPUA) – Banjir bandang dan longsor yang terjadi akibat ekstremnya curah hujan di pegunungan cycloops dan mengakibatkan ratusan lebih jiwa meninggal dan puluhan orang hilang di Sentani pada 16 maret yang lalu hingga kini masih mengakibatkan duka yang mendalam bagi warga masyarakat Sentani, dan rasa ini juga turut dirasakan oleh seluruh warga Indonesia tak terkecuali warga Biak Numfor dan sekitarnya.

Sebagai wujud kepedulian TNI AU dan warga Biak bagi saudara-saudara di Sentani, Pangkoopsau III Marsma TNI Andyawan Martono P, S.I.P., berangkatkan 8 Ton bantuan sosial ke Sentani menggunakan Pesawat Hercules A-1320 milik Skadron udara 31 Lanud Halim Perdakusuma. (31/03/2019)

Bantuan sosial yang berasal dari warga masyarakat biak dan juga instansi-instansi baik pemerintahan maupun sipil ini terdiri dari bahan makanan dan juga pakaian, guna sedikit meringankan meringankan beban saudara-saudara di Sentani yang menjadi korban banjir bandang dan longsor yang melanda hampir di 5 distrik mulai dari distrik Sentani, distrik Waibu, distrik Sentani Barat, distrik Raveninara dan distrik Depapre.

Turut mendampingi Pangkoopsau III dalam pemberangkatan bantuan sosial untuk korban banjir bandang Sentani ini Kaskoopsau III Marsma TNI I Wayan Sulaba, S.Sos, M.Sc, Pangkosekhanudnas IV Marsma TNI Mujianto, Danlanud Manuhua Marsma TNI Fajar Adriyanto dan para pejabat Koopsau III Lainnya serta Ketua PIA AG D.III Koopsau III Ny. Andyawan Martono P dan Ibu-Ibu pengurus PIA AG. (Viona / lintaspapua.com)