Inilah Laporan BPS Papua Terkait Data Inflasi di Berbagi Kabupaten dan Kota

0
394

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Badan Pusat Statistik(BPS) Provinsi Papua, menyampaikan berita rutin tanggal satu April 2019, di kantor BPS Dok II Jayapura, meliputi : ringkasan nilai tukar petani Maret 2019, Ringkasan Eksekutif Transportasi Papua Februari 2019, Ringkasan eksekutif perkembangan Inflasi Kota Jayapura dan Merauke Maret 2019, seluruh ringkasan tersebut di sampaikan di hadapan wartawan, Senin(1/4/2019).

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Papua, Bambang Wahyu Ponco Aji, SST,M.Si.,  menjelaskan Ringkasan Eksekutif nilai tukar petani Maret 2019. (Fransisca / lintaspapua.com)

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Papua, Bambang Wahyu Ponco Aji, SST,M.Si.,  menjelaskan Ringkasan Eksekutif nilai tukar petani Maret 2019.

 

“Bulan Maret 2019, Nilai tukar petani(NTP) di Provinsi Papua naik 0,81% dengan indeks NTP sebesar 91,61.Kenaikan terjadi karena perubahan indeks harga di terima Petani, lebih besar dari indeks harga di bayar Petani. NTP Nasional Maret 2019 sebesar 102,73 atau mengalami penurunan 0,21%,” jelasnya.

 

Kemudian Bambang mengatakan,  bahwa hasil pantauan BPS Provinsi Papua mengalami perubahan dalam Ringkasan eksekutif perkembangan Inflasi Kota Jayapura dan Merauke Maret 2019.

 

“Pada Bulan Maret 2019 kedua kota IHK di Provinsi Papua tercatat mengalami perubahan angka indeks yang sama dimana Kota Jayapura mengalami inflasi sebesar 0,26 persen dan Merauke mengalami inflasi 0,31 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) masing-masing sebesar 141,27 dan 138,46.

Kota Jayapura menempati urutan ke-22 di tingkat nasional dan ke-4 di tingkat Sulampua (Sulawesi, Maluku dan Papua), sedangkan Merauke menempati urutan ke-14 di tingkat nasional dan ke-2 di tingkat Sulampua.

 

Inflasi tahun kalender di Kota Jayapura pada bulan Maret sebesar 0,49 persen dan inflasi year on year (Maret 2019 terhadap Maret 2018) sebesar 5,10 persen. Inflasi tahun kalender Merauke di bulan Maret 2019 sebesar -1,82 dan inflasi year on year (Maret 2019 terhadap Maret 2018) sebesar 1,61 persen.” Tuturnya.

 

Selain itu, Bambang menjabarkan ringkasan Transportasi Papua Februari 2019,Penurunan jumlah penumpang yang datang dengan angkutan laut di Provinsi Papua di dorong oleh tidak adanya libur panjang dan kegiatan perkantoran yang mulai beraktivitas seperti biasa.

“Jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat pada Januari 2019 tercatat sebanyak 8.624 orang yaitu 7.370 orang dari pelabuhan Jayapura dan 1.254 dari pelabuhan Merauke,” katanya.

 

Ditambahkan, bahwa terjadi penurunan jumlah penumpang berangkat sebesar 40,90 persen dibanding bulan sebelumnya.Volume barang yang dibongkar pada Januari 2019 tercatat sebesar 114.169 ton. Terjadi penurunan 8,67  persen dibandingkan volumenya pada Januari 2019. Di Pelabuhan Jayapura, volume bongkar barang pada Januari 2019 tercatat sebesar 87.158 ton. Di Pelabuhan Merauke, volume bongkar barang tercatat sebesar 27.011 ton. (Fransisca/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here