Endingnya Si Ibu Ingin Jokowi Melihat Phamplet yang Dibawanya dan Bertuliskan Agar Sekolahnya Bisa Diperbaiki Kembali

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Seorang ibu (emak-emak) nekat menghadang mobil Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jayapura, guna meninjau para pengungsi korban banjir bandang dan longsor Sentani, Kabupaten jayapura, aki ibu inipun menjadi viral di media sosial (Medsos).

Aksi emak-emak menghadang mobil Presiden Jokowi yang viral di medsos ini terjadi saat iring-iringan Presiden Jokowi bergerak keluar dari Bandara Sentani pukul 01.30 WIT menuju Kemiri, Senin (1/4/2019) kemarin siang. Warga yang sejak pagi telah menunggu kedatangan Jokowi histeris ketika Presiden tiba di posko pengungsian korban banjir bandang dan longsor yang ditampung di GOR Toware, Kampung Kwadeware, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura.

Namun di saat di Jalan Raya Sentani-Kemiri, tepatnya di depan Markas Lanud Silas Papare Jayapura, ada salah seorang ibu-ibu berbusana muslimah dan memakai jilbab warna hitam langsung berlari ke jalur arah Kemiri-Sentani ke jalur Sentani-Kemiri atau tepatnya di tengah pembatas (marka) jalan.

Dengan membawa phamplet yang dipegang kedua tangannya itu jongkok diatas marka jalan sambil menunggu mobil Jokowi lewat. Selama 17 menit lebih menunggu iring-iringan Presiden Jokowi, ibu inipun langsung turun dari marka jalan dan menyebrang ke jalur sebelah tepatnya di tengah jalan dari arah datangnya Jokowi, ia memberhentikan iring-iringan Jokowi dan berhenti tepat di garis putih tengah jalan di tengah-tengah himpitan motor polisi pengawal iring-iringan Jokowi.

Tampak seorang polisi berseragam warna hitam lengkap dengan senjata yang menggunakan helm itu keluar dari mobil langsung menangkap ibu ini dari arah samping. Polisi maupun pasukan pengamanan presiden (Paspampres) pun menggiringnya agar menepi atau kembali naik ke pembatas atau marka jalan.

Bahkan ibu-ibu ini tetap saja masih berada di jalan sambil menunjukkan phamplet yang dibawanya sambil diarahkan mobil yang ditumpangi Jokowi agar dapat dibaca oleh Jokowi. Hal itu spontan ia lakukan saat rombongan Presiden Jokowi melintas di depan rumahnya, ia mendadak lari dan menyebrang ke arah sebeleh jalur jalan yang dibukanya oleh Jokowi.

Setelah mobil Presiden Jokowi berhenti di tengah jalan, si ibu inipun dihampiri sejumlah Paspampres untuk meminta ibu ini agar naik kembali ke atas marka jalan, sehingga ibu ini kembali ke atas marka jalan.

“Naik-naik, naik-naik, naik-naik bu,” kata salah seorang Paspampres.

Tak lama ibu ini pun menyuruh Paspampres membaca phamplet yang dibawanya.

“Bapa, bisa lihat ini, pak?. Kemudian di jawab oleh salah seorang Paspampres, “Tapi, jangan di jalan bu,”. Seraya membantu ibu ini, juga rekan-rekan ibu yang lainnya ini pun meneriakkan kalimat, “Kalo kami di jalan pasti dilihat sama bapa (Jokowi), dan bapa tolong sekolah kami,” teriak rekan-rekan sejawat dari ibu tersebut.

“Alamatnya di mana, alamatnya mana, atau kasih nomor hp nya,” jawab sejumlah Paspampres.

Setelah itu, malah mobil Presiden Jokowi kembali melaju sambil dijaga ketat Paspampres di kanan kiri bahu jalan, terus Jokowi tak sedikitpun membuka kaca dan turun dari mobilnya tuk menyapa ibu-ibu tersebut.

Aksi ibu berbusana muslimah dan menggunakan jilbab serba warna hitam menghadang mobil Jokowi inipun viral di media sosial.

Beda saat iring-iringan mobil Jokowi dan Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo keluar dari Bandara Sentani hingga pertigaan jalan masuk Bandara Sentani atau lampu merah, Jokowi dan ibu negara Iriana berani keluar dari mobilnya lalu menyapa dan menyalami warga, sehingga membuat Paspampres kelabakan saat Jokowi melakukan aktivitas menyalami dan menyapa warga tersebut.

Tepat pukul 13.30 WIT, Jokowi dan Iriana beserta rombongan bergerak menuju GOR Toware. Di sana Jokowi mengunjungi para pengungsi korban banjir dan langsung berdialog dengan para pengungsi korban banjir bandang dan longsor yang ditampung di posko pengungsian yang ada di GOR Toware, Kampung Kwadeware, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura.

Video viralnya seorang ibu-ibu yang menghadang ini bisa di lihat di beberapa unggahan akun facebook yang membagikan video siaran langsung dari akun atas nama Dewi Elsaid, yang memang spontan menghadang iring-iringan mobil Jokowi agar sekolahnya atau TKIT Bintang Sentani yang rusak akibat dilanda banjir bandang dan longsor ini diperbaiki kembali. Diketahui ibu-ibu yang menghadang mobil Jokowi ini berprofesi sebagai seorang guru di TK tersebut. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)