Martinus Sada Lewati Masa Kritis Bersama JKN – KIS

0
99
Lambert Sada bersama Kakek Martinus saat ditemui tim Jamkesnews. (Viona / lintaspapua.com)

BIAK (LINTAS PAPUA) –  Sakit memang dapat menimpa siapapun dan tak dapat kita perkirakan kapan akan menghampiri, itulah yang dialami Martinus Sada seorang kakek berusia 72 tahun ini sedang terbaring lemas di ruang perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Biak.

Saat ditemui tim Jamkesnews pada Kamis (28/03/2019)  kakek Martinus sedang dirawat oleh Lambert Sada (32) yang merupakan salah satu anak lelakinya. Diceritakan oleh Lambert, sakit yang dialami ayahnya sudah sejak 1 bulan yang lalu dan hanya di rawat di rumah dengan pengobatan seadanya. Namun karena tidak mengalami perubahan dan tak kunjung sembuh, keluargapun memutuskan untuk segara membawa orang tuanya ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan secara intensif di rumah sakit.

 

“Merawat orang tua memang sudah menjadi kewajiban saya sebagai seorang anak, namun ini merupakan kelalaian dari saya sehingga hal itu terjadi. Saya tidak segera membawa orang tua saya untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik di rumah sakit. Semenjak di bawa ke rumah sakit, yang awalnya kondisi orang tua saya sangat kritis sekarang Puji Tuhan kondisi orang tua saya sudah semakin membaik, sudah bisa berjalan dan sudah bisa makan.”ceritanya.

 

Lambert beserta keluarganya merupakan peserta Program JKN-KIS dari segmen peserta Penerima Bantuan Iuran Pemerintah Pusat (PBI APBN).

Ia pun mengaku,  beruntung karena orang tua dan keluarganya telah terdaftar  menjadi peserta JKN-KIS sejak tahun 2016 lalu. Pasalnya, semua biaya pelayanan kesehatan orang tuanya dijamin sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan. Diakuinya pula ini merupakan kali pertama keluarganya menggunakan kartu JKN-KIS untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit.

 

“Awalnya kami khawatir soal biaya perawatan terhadap orang tua kami,  namun berkat JKN-KIS semua kekhawatiran tersebut teratasi. Selama dua minggu orang tua saya dirawat di rumah sakit, orang tua saya mendapatkan pelayanan yang sangat baik, tidak ada perbedaan pelayanan yang  dirasakan antara pasien umum dengan pasien peserta JKN-KIS. Program JKN-KIS ini sangat membantu banyak orang yang sedang sakit seperti orang tua saya ini, tanpa JKN-KIS mungkin orang tua saya tidak akan tertolong.” tuturnya.

 

Berdasarkan apa yang dialaminya, Lambert pun mengatakan, Program JKN-KIS adalah program pemerintah yang sangat besar manfaatnya dalam membantu warga masyarakat yang sedang sakit.

 

Berkat Program JKN-KIS, ia tidak perlu khawatir lagi jika suatu hari nanti orang tuanya diharuskan menjalani rawat inap kembali. Dengan adanya Program JKN-KIS ini,ni telah banyak banyak masyarakat yang terbantu dan mempunyai harapan serta kesempatan hidup yang lebih panjang. (Viona / lintaspapua.com)