JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Tak henti-hentinya Dukcapil Kota Jayapura melaksanakan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA) kependudukan, lebih dikenal dengan Dukcapil jemput bola(JEBOL) oleh masyarakat Kota Jayapura.

Pelayanan keliling dinas Kependudukan dan pencatatan sipil, meliputi perekaman dan pencetakan KTP el, kartu identitas anak, kartu keluarga dan akte kelahiran.

Caption Foto : Kegiatan Jebol Gisa sangat meriah, karena Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mendapat kejutan Ulang tahun ke 54 dari warga Kelurahan Asano serta Dukcapil saat membuka kegiatan ini, Sabtu (30/3/2019). Tampak Wali Kota BTM saat memberikan keterangan kepada media. (Fransisca / lintaspapua.com)

Kegiatan Jebol Gisa sangat meriah, karena Wali Kota Jayapura mendapat kejutan Ulang tahun ke 54 dari warga Kelurahan Asano serta Dukcapil saat membuka kegiatan ini, Sabtu (30/3/2019).

 

Wali Kota Jayapura, Dr. Drs. Benhur Tomi Mano, MM. mengatakan, gelar Jebol Gisa tidak hanya dilaksanakan di kelurahan, namun juga di tempat ramai.

 

“Gisa adalah Program pemerintah pusat, pemerintah Kota Jayapura, Sudah mencapai 86 persen (%) perekaman, pelayanan ini juga membantu masyarakat menerbitkan surat cerai, surat kematian. Kami memilih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, kami ingin membahagiakan masyarakat, turun jemput bola, tidak hanya di 25 kelurahan di kota seperti ini, tapi kita juga ke kampus, SMA, Mall, 14 kampung,pelayanan ini gratis, surat penting jadi dalam jangka satu jam, dilakukan di tempat,” ujar Wali Kota Jayapura, Dr. Drs. Benhur Tomi Mano, MM., kepada media dilokasi kegiatan.

Caption Foto : Suasana Pelayanan JEBOL GISA di Kelurahan Asano. (Fransisca / lintaspapua.com)

Dari informasi yang dihimpun, sekitar 150 undangan hadir di kantor lurah Asano, pemberitahuan kegiatan Jebol Gisa di sampaikan melalui pengumuman  dari Masjid, informasi undangan dari RT, RW setempat, Kelurahan Asano Jayapura, mendata lebih kurang ada 100 orang pindah ke Kelurahan ini setiap tahunnya.

 

 

Selain itu Program Jebol mempunyai Andil besar dalam pemilihan umum Presiden  juga pemilihan Calon legeslatif Indonesia 2019, dengan melakukan perekaman dan pencetakan KTP el.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Jayapura, Merlan S. Uloli mengatakan, bahwa warga disini bisa langsung melakukan perekaman pencetakan KTP el, sehingga mereka bisa menyampaikan hak pilihnya pada 17 April 2019 nanti.

 

“Tidak alasan untuk mengunakan surat keterangan(suket), sebab KTP el langsung jadi dalam satu jam,” jelas Ibu Merlan Uloli.

Dijelaskan, bahwa kegiatan ini dilakukan hingga 15 April 2019, tanggal 17 April pun kita buka kantor Dukcapil,  guna melayani pembuatan KTP el yang berusia 17 tahun pada tanggal itu.

Melalui kesempatan ini,  Perempuan asal Gorontalo ini menyampaikan, bahwa masyarakat Kota Jayapura tidak perlu menggunakan Suket (surat keterangan), karena KTP elektronik langsung jadi.

“Sebenarnya suket ini adalah surat bagi masyarakat yang sudah melakukan perekaman tapi KTP el nya belum bisa di cetak kendala jaringan, blanko habis dan sebagainya,” jelasnya.

Caption Foto : Seorang Warga Kelurahan Asano, Ibu Novi Wally, mengaku senang ada pelayanan di kelurahan dekat rumahnya. Tampak dengan ceria sambil menggendong anaknya saat pelayanan Dukcapil di Kelurahan Asano. (Fransisca / lintaspapua.com)

Sementara itu, Seorang Warga Kelurahan Asano, Ibu Novi Wally, mengaku senang ada pelayanan di kelurahan dekat rumahnya, karena keterbatasan waktu dalam mungurus rumah tangganya.

Diakui, selama ini, ibu Novi tidak sempat mencatatkan surat Kependudukan anaknya. Namun kali ini Ia dalam waktu 30 menit sudah menyelesaikan semua surat termasuk Kartu identitas anak

Caption Foto : Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Jayapura, Merlan S. Uloli mengatakan, bahwa warga disini bisa langsung melakukan perekaman pencetakan KTP el, sehingga mereka bisa menyampaikan hak pilihnya pada 17 April 2019 nanti. (Fransisca / lintaspapua.com)

“Senang sekali Ada  Dukcapil Jebol, dekat rumah, cepat, bisa dilakukan dengan jaga anak, pelayanan ramah, hemat biaya, karena punya banyak anak kecil selama ini saya sulit keluar rumah,” pungkasnya. ( Ardiles / lintaspapua.com)