JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Musibah banjir bandang menimpa Kabupaten Jayapura beberapa minggu lalu, juga meluapnya air danau Sentani juga meresahkan warga. Salah satu kampung yang terkena dampak luapan Danau Sentani adalah kampung Yoka yang kini kondisinya terendam air, hal ini membuat HR Mustakim merasakan kesedihan yang di rasakan juga oleh para korban, serta tanggap langsung memberikan bantuan.

Calon Legislatif Partai Demokrat Dapil 1, Mustakim HR mengucapkan dirinya selalu siap membantu. “Saya akan selalu siap membantu entah pendukung saya maupun bukan, saya selalu bantu,” ucapnya, Senin (25/3/2019).

Mustakim mengatakan,  bahwa semua adalah rakyat yang harus diayomi dan diperhatikan. “Mereka butuh bahan makanan, alat masak, kebutuhan sehari-hari, maka saya antarkan pada hari Sabtu (23/3/2019) lalu mengingat segala kebutuhan mereka belum tercukupi namhn setidaknya itu bisa meringankan,”katanya.

Ia mengungkapkan , kejadian tersebut sangat mengetuk pintu hatinya. “Apapun bentuk bantuannya, mereka perlu uluran tangan kita agar mereka merasa ada kebersamaan dibalik musibah yang dialami saat ini,”ungkapnya.

Mustakim kemudian menjelaskan kondisi lingkungan di kampung Yoka saat ini. “Saat ini air tinggi , rumah mereka terendam air dan mereka semua di posko pengungsian,”jelasnya.

Caption Foto : Mustakim HR : Apapun Bentuk Bantuannya, Para Korban Bencana Di Kabupaten Jayapura Butuh Uluran Tangan Kita. Tampak saat diwawancara. (Fransisca / lintaspapua.com)

Tak hanya itu, menurutnya pemerintah kota (pemkot) telah berupaya membuka saluran pembuangan di kampung Puay namun harus hati-hati karena sepanjang sungai di keerom akan terkena imbasnya. “Oleh karena itu perlu kesabaran para warga dipesisir danau sentani, pemkot pasti sedang cari jalan keluar, jangan terburu-buru,”imbuhnya.

Selain itu ia berharap,  agar danau Sentani dapat segera surut. “Harus usaha dan berdoa, saya berharap danau Sentani perlahan-lahan surut agar masyarakat bisa pulang kembali kerumah mereka masing-masing dan beraktifitas seperti sedia kala,” pungkasnya. (Fransisca/lintaspapua.com)