Peringati HUT TNI AU, 80 Atlet Ikut Lomba Panahan Tradisional Archery  di Biak  

0
510
Para peserta kejuaraan Traditional Archery Danlanud Cup IV saat melakukan persiapan. (Viona / lintaspapua.com)

BIAK (LINTAS PAPUA) – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun TNI AU yang ke –  73 Tahun pada bulan April mendatang, Komandan Lanud Manuhua Biak,  Marsma TNI Fajar Adriyanto, M.Si (Han) mengadakan festival Panahan Traditional Archery Danlanud Cup IV, Bertempat di lapangan Marlon A. Kawer Lanud Manuhua Biak.

Komandan Lanud Manuhua Biak,  Marsma TNI Fajar Adriyanto, M.Si (Han), dengan latar suasana saat menggelar lomba panahan. (Viona / lintaspapua.com)

Saat ditemui media, Komandan Lanud Manuhua Marsma TNI Fajar Adriyanto,M.Si (Han) mengatakan,  bahwa festival ini di adakan dalam rangka memperingati HUT TNI AU ke – 73 tahun. Selain itu juga, festival ini diadakan untuk mencari bibit – bibit atlet dari Biak untuk persiapan PON XX 2020 mendatang.

 

“Kegiatan ini adalah bertujuan untuk memperingati hari ulang tahun TNI AU ke 73 tahun nanti bulan April. Yang kedua untuk mencari bibit – bibit Atlet dari Biak untuk nanti persiapan PON 2020.” Kata Danlanud Biak saat ditemui media

 

Kategori yang di lombakan dalam Tarditional aArchery Danlanud Cup IV terbagi dalam 4 kategori yakni Kategori Standar Bow tingkat SD dan SMP, Bare Bow tingkat umum, dan Long Bow Tradisional Papua.

 

Adapun peserta yang ikut hadir dalam kegiatan ini tidak hanya berasal dari Biak saja. Tetapi ada juga yang berasal dari Jayapura, Timika, Jayawijaya, dan juga Wamena.

“Memang biak adalah paling besar potensinya, kemarin waktu saya mengirim atlet ke Jayapura, 16 Atlet dari Biak ini masuk kedalam atlet unggulan untuk Pon 2020. jadi dalam haL ini di samping saya itu memperingati hari ulang tahun TNI AU, Kejuaraan ini adalah untuk meningkatkan lagi kesiapan kita untuk menghadapi PON XX 2020,” jelas Danlanud Biak.

 

Danlanud juga mengungkapkan,  bahwa dalam kejuaraan ini, kategori Long bow tradisional merupakan yang istimewa karena Panahan tradisional yang menggunakan panah tradisional khas Papua yang berasal dari akar rotan dan juga dari bambu.

“Saya harap ini bisa dijadikan cabang olahraga sendiri khas Papua untuk olahraga tradisonal papua. Untuk perbedaannya adalah lesannya bukan lesan yang bulat tapi gambar babi hutan. Panahnyajuga panah tradional. Disamping bisa menjadi Prestasi, Long bow bisa juga Untuk pertunjukkan seni budaya masyarakat Biak,” ungkap Danlanud Biak.

 

Peserta yang ikut dalam Manuhua Archery Danlanud Cup IV ini berjumlah sekitar 80 orang dari 13 Club yang ada di Papua. Dan untuk para pemenang akan mendapatkan masing – masing kategori mendapatkan Medali dan juga uang pembinaan.

 

Danlanud Biak berharap,  para peserta dapat mengikuti pertandingan dengan baik dan serius untuk persiapan Pon 2020 mendatang. “Kalau perlu kita yang menjadi Tuan rumah. Danlanud akan menyiapkan fasilitasnya di sini,” pungkasnya. (Vio / lintaspapua.com )

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here