Pemkab Jayapura Sudah Maksimal Tangani Korban Banjir Bandang

0
106
Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, MA. PH.D, menyerahkan bantuan yang diteria oleh Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA)  –  Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si., mengakui pelayanan yang diberikan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura sudah maksimal menangani korban terdampak banjir bandang.

 

“Sebagai kepala daerah, kami tegaskan bahwa selama satu minggu ini kita sudah tangani tanggap darurat dan masih ada satu minggu lagi. Apa yang kami kerjakan hari ini semua pelayanan terhadap semua pengungsi sudah tertangani, baik itu dari logistik maupun pelayanan kesehatan,” kata Mathius Awoitauw, SE, M.Si, di Media Center Posko Induk Tanggap Darurat Banjir Bandang, bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (24/3/2019) kemarin siang.

Caption Foto : Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE. M, Si saat menerima bantuan secara simbolis dari panglima TNI Marsekal  Hadi Tjahjanto, di saksikan Kapolri Jendral Pol. Prof. Drs. H. Muhamad Tito Karnavian, M. A, Ph. D. (Irfan / HPP)

Mathius berpendapat dalam penanganan tanggap darurat selama satu minggu ini pasti terdapat sejumlah kekurangan-kekurangan yang di alami pihaknya. Tetapi, semua tim yang berjumlah sekitar 2000 lebih tenaga yang dipersiapkan, baik itu dari pemerintah, TNI-Polri dan juga relawan itu sudah bekerja maksimal.

 

“Pasti ada kekurangan-kekurangan, tidak semuanya bisa tertangani dengan sempurna. Apalagi dalam satu minggu ini kami telah ngungsikan pengungsi, tetapi dalam minggu itu juga kita harus alihkan (pengungsi) lagi dari yang ada di kantor bupati (posko induk)) ini yang hampir 2000 lebih pegungsi itu kita ngungsikan lagi ke titik-titik pengungsian yang lain,” ujarnya.

 

Mathius menyampaikan, bahwa pengalihan pengungsi ke titik-titik pengungsian lainnya ini dilakukan atau ditangani pihaknya sebanyak dua kali dan semua terdistribusi sampai saat ini. Dengan demikian, katanya, aktivitas kantor itu sudah kembali seperti semula, sedia kala kantor tetap berjalan normal mulai hari Senin (24/3/2019) ini dan semua pegawai negeri bisa kembali berkantor.

Caption Foto : Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., menyatakan Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua memasuki periode transisi darurat menuju peralihan pasca tanggap darurat bencana. (Irfan / HPP)

Namun, menurutnya pasti masih ada (pegawai negeri) yang terkena damapak dari bencana ini, tetapi dalam kondisi apapun aktivitas kantor tetap akan dilaksanakan. Selain aktivitas kantor pemerintahan, juga mulai besok (Senin, 25/3) sekolah-sekolah sudah mulai aktif kembali.

 

“Tidak semua tempat di kabupaten ini, ada daerah-daerah yang terkena bencana. Sedangkan untuk sekolah-sekolah mulai besok Senin, (25/3/2019) sudah mulai aktif kembali. Jadi tidak semua tempat di kabupaten ini yang terdampak banjir, namun ada daerah-daerah yang kena bencana, ada dalam pengungsian dan dari sejak berapa hari yang lalu itu kita sudah kondisikan dan informasikan bahwa aktivitas belajar mengajar itu sudah kembali mulai besok (Senin, 25/3/2019), serta guru-guru dan semua relawan bekerja untuk membantu menfasilitasi hal tersebut,” ujarnya. . (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)