Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Posko Induk Banjir Bandang Sentani

0
55

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meninjau langsung Posko Induk Banjir Bandang Sentani, bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (23/3/2019) siang pekan lalu.

 

Saat berada di Posko Induk, Panglima TNI dan Kapolri sempat mendatangi sejumlah pos pelayanan yang ada di posko induk tersebut.

 

Disela-sela peninjauannya, Panglima TNI mengunjungi salah satu pos pelayanan milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan bertanya apa saja yang telah dilakukan oleh BPBD Kabupaten Jayapura dalam masa tanggap darurat ini.

 

“Apa saja yang sudah dilakukan oleh BPBD dalam menanggulangi banjir bandang ini. Dan, daerah mana saja yang Terdampak,” tanya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP.

 

Dengan spontan salah satu petugas di pos pelayanan BPBD menjawab bahwa sudah banyak hal yang dilakukan oleh BPBD Kabupaten Jayapura.

 

“Sudah banyak yang kami lakukan, salah satunya membantu evakuasi korban dan juga mendata berapa banyak korban yang terdampak akibat banjir bandang ini, pak,” jawab perempuan yang juga staf pegawai di BPBD Kabupaten Jayapura.

 

Usai Panglima TNI dan Kapolri memberikan bantuan secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura yang diterima langsung oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., dan Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro. Kemudian dilanjutkan dengan pres conference, Panglima TNI dan Kapolri mengungkapkan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan bencana alam yang terjadi ini.

 

“Setelah saya lihat di beberapa tempat, khususnya di wilayah Sentani itu semua pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah dan tim gabungan berjalan dengan baik. Termasuk untuk pengungsi utamanya yang menggunakan Kantor Bupati ini, dan saya lihat cukup layak untuk di huni oleh para pengungsi,” ungkap Panglima TNI.

 

Lebih lanjut lagi Panglima TNI mengungkapkan, dirinya juga sempat melihat bahwa dampak dari bencana banjir bandang ini juga menghancurkan sejumlah markas satuan TNI yang ada di Kota Sentani.

 

“Seperti di Batalyon Raider Khusus 751 dan Lanud Silas Papare, saya lihat memang harus segera dilaksanakan perbaikan. Karena banyak tempat-tempat yang digunakan untuk kegiatan operasional setiap hari yang saat ini menggunakan tempat-tempat darurat,” imbuhnya.

 

Selain itu, Panglima TNI juga menuturkan, bahwa dirinya sudah menyampaikan kepada sebagian pengungsi agar tetap tabah dalam menghadapi cobaan ini dan dirinya juga meyakini bahwa pemerintah daerah sudah berupaya untuk memberikan yang terbaik.

 

“Termasuk pemerintah pusat juga memberikan dukungan bagi para pengungsi dan rencana pembangunan rumah penduduk yang terkena bencana. Saya juga tadi menanyakan jumlah korban dan masih ada beberapa yang belum ditemukan dan masih di cari oleh aparat gabungan dari 94 ini. Mudah-mudahkan semuanya selamat, karena mereka mungkin pada waktu adanya bencana mengungsi di tempat saudaranya dan tidak termonitor semoga semuanya selamat,” tuturnya.

 

Karena menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, hingga saat ini belum ditemukannya indikasi bahwa ada korban di suatu tempat.

 

“Mudah-mudahan mereka selamat seperti yang kita harapkan,” tukas Panglima TNI didampingi Kapolri. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)