Perempuan Papua Helmawaty Rumbiak  Raih Penghargaan  Snow Ball Queen 2019 di Amerika

0
924
2019 Snow Ball Queen, Helmawaty Rumbiak #scottiepride #snowball2019. (https://www.facebook.com/stmargaretsschool/ )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)   – Perempuan Papua, Helmawaty Rumbiak, yang sedang menyelesaikan sekolahnya di St. Margaret’s School, terpilih dalam sebuah penghargaan Ratu  Salju 2019 atau yang dikenal Snow Ball Queen 2019, karena telah melalui beberapa seleksi hingga tes prestasi dalam studi, Sabtu (23/3/2019).

 

Kebanggaan ini menjadi sangat menarik bagi sekolah yang terdiri dari berbagai suku bangsa di Amerika, sejak Didirikan pada tahun 1921, St. Margaret’s adalah salah satu dari enam Sekolah Gereja di Keuskupan Virginia. Kampus bersejarah kami menghadap ke Sungai Rappahannock di Tappahannock, Virginia, hanya satu jam dari Richmond dan dua jam dari Washington, D.C.

2019 Snow Ball Queen, Helmawaty Rumbiak
#scottiepride #snowball2019. (https://www.facebook.com/stmargaretsschool/ )

Helmawaty Rumbiak mengatakan, sangat berterimakasih kepada pihak sekolah yang memberikan kepercayaan dan penghargaan Snow Ball Queen 2019.

 

“Ini tentunya menjadi motivasi dalam belajar dan lebih giat lagi untuk berusaha dalam menggapai prestasi lainnya,” ujar Helmawaty Rumbiak

 

Sementara itu, dalam sebuah postingan di grup https://www.facebook.com/stmargaretsschool  menampilkan foto Helmawaty Rumbiak yang terpilih dalam penghargaan tersebut dan mendapat berbagai ucapan selamat dan sukses, termasuk dari  Reginald Bassette Sr. yang menyebutkan, bahwa Selamat atas apa yang dirinya yakin akan menjadi salah satu dari banyak penghargaan dan penghargaan yang telah dan belum diberikan kepada wanita muda yang dinamis dengan hati internasional sebesar semua di luar ruangan.

rekan – rekan sekolah Helmawaty Rumbiak, dalam sebuah rutinitas santai bersama. (Foto istimewa)

“Dari perjumpaan singkat dengan sopir saya, saya mendeteksi potensi yang tak terukur, merasa terhormat memiliki bagian kecil di sepanjang jalan membantu Anda mencapai grail selektif yang terus berkembang. Semua yang terbaik saat petualangan Anda berlanjut. Selamat,” tulisnya dalam komentar tersebut.

 

 

 

Sekilas Helmawaty Rumbiak  

Perempuan Papua berdarah Biak – Jayapura ini adalah adalah gadis berumur 17 tahun dan  kelahiran Jayapura pada tanggal 26 Februari 2001 dan kini sedang menyelesaikan pendidikan di St. Margaret’s School. Herwaty merupakan anak tunggal dari Bapa-nya Nelson Rumbiak (kerja sebagai ASN di Kabupaten Jayapura) dan Mama-nya Melyana Pugu (Dosen Uncen Jayapura). Kedua orang tuanya merupakan kunci utama yang mendorong dirinya hingga bisa meraih cita – citanya dan kini telah mengharumkan nama Papua dalam studinya

Dalam kesempatan tersebut,  Helmawaty Rumbiak menjelaskan bahwa penghargaan ini sejalan dengam visi misi sekolahnya yaitu Belong, believe, become, atas azas, berpendidikan dengan nilai – nilai yang baik, mampu bersosialisasi dengan lingkungan dan dapat diandalkan di masyarakat.

“Hal ini juga menjadi kriteria peniaian, namun dalam kesempatan ini saya ingin sampaikan terimakasih banyak kepada Pemerintah Provinsi Papua atas dukungan dan bantuan Pemprov Papua, sehingga Helma bisa menerima beasiswa dan berstudi di Amerika,” tutur Helmawaty Rumbiak dengan penuh syukur.

Dari informasi yang diterima, Helmawaty Rumbiak kini telah diterima di dua universitas, yaitu  di  George Mason University  dan Colorado University jurusan Civil Engineering dan akan mulai berkuliah semester depan atau September 2019.

 

Sebagaimana diketahui dari informasi yang di himpun dalam situs https://www.facebook.com/stmargaretsschool/  St Margaret berhasil mendidik anak perempuan di kelas 8-12 dan tahun pascasarjana, dan membantu mereka menjadi wanita yang percaya diri dan cakap.

Seklah ini berdedikasi untuk mendukung komunitas penerima di mana keberagaman dihargai dan para siswa merasa menjadi bagian darinya, memberikan tantangan yang mempersiapkan cara bagi para gadis untuk percaya pada diri mereka sendiri, dan menciptakan peluang bagi mereka untuk menjadi yang terbaik secara pribadi.

 

Semua siswa diberi dukungan dan dorongan yang mereka butuhkan untuk bekerja sebaik mungkin dan menjadi pemikir mandiri. Kami beroperasi pada tujuh periode, jadwal trimester dengan kurikulum yang dirancang untuk mempersiapkan siswa untuk kuliah dan keberhasilan secara keseluruhan dalam kehidupan.

 

Struktur akademik fleksibel, berdasarkan pada keterampilan daripada tingkat kelas dan mendukung program Bahasa Inggris tiga tingkat sebagai Bahasa Kedua, yang melayani siswa pemula, menengah, dan lanjutan. Siswa berprestasi memiliki peluang untuk studi lanjutan, termasuk partisipasi dalam kursus Honours dan Advanced Placement.

Orang Tua Helmawaty, Melyana R. Pugu, S.IP, M.Si.,Foto Pribadi)

Orang Tua Mama-nya Helmawaty, Melyana Pugu mengakui, sangat bersyukur kepada Tuhan atas prestasi yang raih anaknya dan tentunya ini menjadi motivasi yang lebih mendorong anaknya untuk lebih giat belajar dan berprestasi.

“Saya harus akui semua karena pertolongan Tuhan, selamat dan teruslah berkarya dengan prestasi mu anak ku Helmawaty, bapa dan mama mendooakan dan mendukung mu sukses dalam studi,” tandas  Ibu Melyana Pugu, mengakhiri pembicaraanyang juga Dosen Hubungan Internasional (HI) Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura ini. (Eveerth Joumilena)