JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Bersama dengan relawannya, John Wempi Wetipo (JWW) ikut ambil bagian untuk membantu para korban bencana banjir bandang di Kabupaten Jayapura, Jumat (22/3/2019).

Dengan membawa barang keperluan para pengungsi berupa, Indomie, Karpet (tikar), Air Mineral, Pop Mie, biskuit, minyak tanah, minyak goreng, pakaian layak pakai, minyak kayu putih, bumbu dapur, pampers, pembalut, sabun mandi dan sabun cuci, JWW bersama para relawannya mendatangi beberapa titik posko yang dibangun pemerintah.

Relawan JWW, Riko Walubun, selaku koordinator Forum Papua Cerdas menyampaikan, bantuan yang diberikan kepada para pengungsi merupakan bagian kepedulian pak JWW kepada masyarakat di Kabupaten Jayapura, yang terkena musibah.

“Jadi Pak JWW menggerakkan kita, untuk peduli terhadap masyarakat yang menjadi korban bencana. Beliau juga ikut terlibat. Ini adalah kepedulian beliau dengan orang-orang disekelilingnya,” ujarnya.

Sementara itu, John Wempi Wetipo mengungkapkan, apa yang mereka lakukan, merupakan bagian dari tanggung jawab saya terhadap masyarakat di Papua, terlebih banyak dari mereka ikut membantu saya pada Pilgub lalu.

“Saya mendapat laporan, sebagian besar dari para korban adalah mereka yang ikut mendukung saya pada Pilgub lalu. Tentunya saya bersama teman-teman Forum Papua Cerdas, ikut merasakan kesedihan atas apa yang menimpa saudara kami,” ujarnya.

Wempi menegaskan, walau bantuan yang mereka berikan, tak dapat menghapus duka yang dialami para korban, setidaknya bantuan itu bisa meringankan sedikit beban mereka.

“Kita berdoa, sekiranya para korban bisa segera pulih dari bencana ini. Bahkan bagi para keluarga yang masih mencari sanak keluarganya, bisa kembali berkumpul,” kata Wempi yang juga mantan Bupati Jayawijaya.

Wempi juga menilai langkah pemerintah daerah, Tim SAR, antara lain TNI , Polri, Basarnas dan instansi lainnya, termasuk para relawan, sangat cepat mengatasi musibah ini.

“Saya melihat langsung apa yang dilakukan Basarnas, Tim Relawan dan Pemda, sampai saat ini terus melakukan pencarian para korban yang belum ditemukan, termasuk mengevakuasi korban selamat,” lugasnya.(*)