Renungan Harian Air Hidup :  URAPAN dan PENYERTAAN TUHAN

40

Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi14 Maret 2019

Baca :  1 Samuel 16:14-23

 

“Sesungguhnya, aku telah melihat salah seorang anak laki-laki Isai, orang Betlehem itu, yang pandai main kecapi. Ia seorang pahlawan yang gagah perkasa, seorang prajurit, yang pandai bicara, elok perawakannya; dan TUHAN menyertai dia.”  1 Samuel 16:18

 

Daud adalah orang yang sangat istimewa di pemandangan mata Tuhan.  Tentang Daud Tuhan berkata,  “Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.”  (Kisah 13:22).

Ketika masih berusia muda Daud telah menunjukkan tanda-tanda bahwa kelak ia akan menjadi tokoh besar dan dipakai Tuhan secara luar biasa.

Jalan itu telah dirintisnya tatkala ia masih muda yaitu saat masih menggembalakan kambing domba yang jumlahnya hanya 2-3 ekor di padang belantara.

Saat itulah Daud memiliki banyak waktu untuk merenungkan banyak hal tentang kehidupan ini dan juga membangun persekutuan dengan Tuhan, ia pun menaikkan puji-pujian bagi Tuhan dengan iringan kecapi yang dimainkannya.

 

Berita tentang kemahiran Daud dalam memainkan kecapi itu terdengar di mana-mana, bahkan sampai ke istana raja Saul.  Ketika raja Saul sedang diganggu oleh roh jahat, para pegawai istana berusaha mencari cara bagaimana supaya roh jahat itu pergi.

 

Lalu mereka menyarankan agar rajanya  (Saul)  segera mencari orang yang pandai memainkan kecapi.  Raja Saul pun memerintahkan pegawainya untuk mencarikan orang yang mahir dalam bermain kecapi.

 

“Carilah bagiku seorang yang dapat main kecapi dengan baik, dan bawalah dia kepadaku.”  (1 Samuel 16:17).  Akhirnya  “…Daud sampai kepada Saul dan menjadi pelayannya. Dan setiap kali apabila roh yang dari pada Allah itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat itu undur dari padanya.”  (1 Samuel 16:21a, 23).

 

Bukan karena kualitas kecapinya yang membuat roh jahat pergi, tetapi siapa yang memainkan kecapi tersebut.  Selain mahir dalam memainkan kecapi, Daud adalah orang yang karib dengan Tuhan dan memiliki kehidupan yang berkenan kepada-Nya.

Itulah sebabnya kehidupan Daud dipenuhi oleh urapan Roh Tuhan.  Itulah kunci utama mengapa permainan kecapi Daud menghasilkan kuasa, sehingga mampu mengalahkan roh jahat.

 

Orang yang hidupnya dipenuhi Roh Kudus, di mana pun berada pasti membawa dampak yang luar biasa !. (*)