PD Terancam 15 Tahun Penjara, Dibekuk Tim Cycloop Polres Jayapura Karena Perkosa Anak Kandung Berumur 14 Tahun

96
PD (40) (tak memakai baju) warga Kompleks Perumahan Belakang Kantor DPRD Kabupaten Jayapura ditangkap pada hari Rabu (13/3/2019) malam lalu oleh Tim Opsnal Cycloop yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Jayapura Iptu Oscar F. Rahadian, S.IK., M.H. (Foto Istimewa)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Pelaku PD (40) warga Kompleks Perumahan Belakang Kantor DPRD Kabupaten Jayapura ditangkap pada hari Rabu (13/3/2019) malam lalu oleh Tim Opsnal Cycloop yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Jayapura Iptu Oscar F. Rahadian, S.IK., M.H.

Dia dilaporkan oleh nenek korban telah memperkosa anak kandungnya sendiri yang masih berumur 14 tahun dan masih berstatus pelajar di salah satu SMP di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura.

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK., MH, M.Si melalui Kasat Reskrim Iptu Oscar F. Rahadian, S.IK., M.H., dalam rilisnya yang dikirim ke wartawan harian ini membenarkan penangkapan tersebut.

“Kasus pemerkosaan ini terungkap berkat kerjasama kami bersama Bhabinkamtibmas Polsek Kemtuk Brigpol Amos La Tonglo. Awalnya Bhabinkamtibmas tersebut melaksanakan patroli sambang ke rumah warga, salah satunya di rumah Martina S yang berada di Kampung Nembugresi, Distrik Kemtuk Gresi, Kabupaten Jayapura,” kata Kasat Reskrim dalam rilisnya yang dikirim ke wartawan harian ini via pesan elektronik, Kamis (14/3/2019) kemarin malam.

Kemudian, lanjut Kasat Reskrim Iptu Oscar, Martina S. yang merupakan nenek korban memberikan informasi bahwa cucunya atau korban sebut saja namanya bunga (14), yang masih sekolah di salah satu SMP di Kota Sentani telah diperkosa oleh ayah kandungnya sendiri berinisial PD (40).

“Nah, berdasarkan informasi tersebut selanjutnya Bhabinkamtibmas mengantarkan korban Bunga (14) bersama neneknya ke Mapolres Jayapura,” ujar pria yang pernah sebagai Kapolsek Unurum Guay tersebut.

“Setelah mendapat informasi tersebut, kami langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku, yang saat itu sedang berada di rumahnya di Kompleks Perumahan belakang Kantor DPRD Kabupaten Jayapura. Yang mana, saat dilakukan penangkapan pelaku dalam keadaan dipengaruhi miras,” sambungnya.

Pelaku PD (40) merupakan PNS (pegawai negeri sipil) yang berdinas sebagai staf di DPRD Kab. Jayapura.

Berdasarkan pengakuan PD (40), kata Iptu Oscar, pelaku telah memperkosa anak kandungnya sebanyak 3 kali yang dilakukan di rumahnya sendiri.

Korban sempat melaporkan ke ibunya namun tidak ditanggapi, sehingga korban melaporkan ke neneknya. Saat melaporkan kejadian tersebut, korban sedang menginap di rumah neneknya di Kampung Nembugresi, Distrik Kemtuk Gresi, Kabupaten Jayapura.

Ditambahkan Kasat Reskrim, bahwa pelaku PD (40) sudah di tahan di Mapolres Jayapura untuk mempertanggung jawabkan perbuatan bejatnya.

“Pelaku kami jerat dengan pasal 76 D jo pasal 81 ayat 1 dan 3 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 Tahun penjara,” tukasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)