Rakon TP PKK Resmi Dibuka Wali Kota BTM : Rumuskan Program Posyandu dan Gizi Ibu dan Anak

15
Wali Kota Jayapura, saat memberikan sambutan dalam Rakun TP PKK Kota Jayapura. (Ardiles / lintaspapua.com )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Rapat Konsultasi (Rakon) Tim Penggerak (TP) Program Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Jayapura tahun 2019 secara resmi dibuka oleh Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota, Kamis 14 Maret 2019.

Kegiatan ini mengusung tema gerakan PKK sebagai agen perubahan, kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga menuju Kota Jayapura bebas stunting, dihadiri Ketua tim penggerak PKK Provinsi Papua, Ketua tim penggerak PKK Kota Jayapura, Para OPD Pemerintah Kota Jayapura, Organisasi kaum perempuan tingkat Distrik, kelurahan dan Kampung se wilayah Kota Jayapura.

Diawali dengan sambutan ketua panitia, Jacobus Itaar, S. Sos., M. Si., Mengatakan gerakan PKK pada hakekatnya merupakan gerakan masyarakat yang tumbuh dari bawah dengan prinsip kerja partisipatif.

Dikatakan, Rakun tim penggerak PKK tingkat kota Jayapura untuk menciptakan kesamaan pemahaman dan pengertian akan gerakan PKK yang tertuang dalam 10 program pokok.

“Yang bertujuan untuk membangun persamaan persepsi dan keterpaduan dalam pengelolaan gerakan PKK sekaligus merumuskan program kerja tim penggerak PKK di tingkat distrik Kelurahan dan kampung kota Jayapura,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Jayapura, DR. Benhur tomi Mano MM., dalam sambutannya menyebutkan, majunya bangsa serta kemajuan Kota Jayapura dimulai dari keluarga yang terkecil yakni keluarga.

Dikatakan berbicara tentang stunting sangatlah penting dan basisnya ada pada setiap keluarga.

“Bagaimana pertumbuhan bayi, mulai dari gizi dari anak-anak dan gizi ibu itu dimulai dari seribu hari pertama kelahiran,” katanya.

Ia menegaskan agar dana yang dukucurkan ke kampung-kampung harus disisipkan kepada PKK juga posyandu agar program posyandu ini berjalan.

“Sesuai dengan SK Wali Kota bahwa kepala OPD menjadi pembina posyandu, untuk itu saya tidak minta banyak kepada mereka, mungkin alat timbang suda cukup. Dan ini sudah diprogramkan sejak kepemimpinan saya,” ujarnya

“Karena gerakan ini merupakan gerakan pemberdayaan kesejahteraan keluarga, baik di tingkat distrik tingkat Kelurahan dan tiket Kampung sebagai basis,” katanya menambahkan.

Ia pun meminta kepada ibu-ibu PKK agar dalam rapat konsultasi ini bisa merumuskan program kerja PKK yang mengacu kepada rapat kerja nasional dan Menoreh wajah yang maju mandiri, sejahtera sesuai dengan potensi sumber daya manusia dan juga sumber daya alam.

“Setiap kader PKK juga diminta untuk harus berani menghadapi berbagai tantangan baik dari dalam maupun dari luar apapun bentuknya, ujarnya.

Dikatakan PKK sebagai mitra dari Pemerintah harus membawa perubahan dan mendukung visi dan misi pemerintah kota Jayapura.

“Seluruh kader PKK harus membangun hubungan kerja dengan baik kompak dalam organisasi PKK baik itu tingkat Distrik, Kampung dan kelurahan,” kata BTM sapaan akrabnya.  (Ardiles/lintaspapua.com)