Foto bersama Ka Kwarda Papua, Kristhina R.I.L. Mano, S. IP., M. AP, saat pembukaan rapat kerja Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Papua, Kamis, (7/3/2019). (Ardiles / lintaspapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Kegiatan Bela Negara Perbatasan yang diselenggarakan bulan Juli 2019 mendatang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi generasi mudah Papua.

Kegiatan berskala nasional ini akan dilaksanakan pada tanggal 23-27 Juli 2019, dimana Kwartir Daerah (Kwarda) Papua dipercayakan menyelenggarakan even tersebut.

“Kwarda Papua telah dipercayakan dalam menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Bela Negara Perbatasan dimana dalam kegiatan ini Kwartir cabang (Kwarcab) Kota Jayapura lah yang menjadi tuan rumah even berskala nasional yang akan berlagsung bulan Juli 2019 mendatang,” kata Ketua Kwarda (Ka Kwarda) Papua, Kristhina R.I. Luluporo Mano, S. IP., M. AP., kepada sejumlah wartawan usai pembukaan rapat kerja Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Papua, Kamis, (7/3/2019)

“Diharapkan kegiatan bela negara yang dilaksanakan ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi generasi mudah Papua khususnya dan generasi muda Indonesia pada umumnya,” katanya menambahkan.

Pelaksanaan kegiatan ini sambung Kristhin, akan berlangsung di Kwarcab Muara Tami yang berbatasan langsung dengan negara tetangga PNG.

Pasti kegiatan bela negara akan dihadiri semua adik-adik penegak dari seluruh belahan Nusantara lainnya, sehingga ia berharap Kwarda Papua bisa menjadi tuan rumah yang baik.

“Kami sangat berharap Kwarda Papua akan menjadi tuan rumah terbaik bagi mareka,” Ujarnya.

Dikatakan pihaknya akan berkonsulidasi dengan pemerintah Daerah baik Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, juga Provinsi Papua dan juga dengan Kodam.

Sementara itu ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Jayapura, Jakobus Itaar, menyampaikan rasa terima kasih kepada Ka’Kwarnas, Ka’Kwarda Papua yang telah berikan kepercayaan bagi Kwarcab Kota Jayapura sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan bela negara.

“Ini merupakan suatu kepercayaan yang luar biasa sehingga saat ini kami sudah mengambil langkah-langkah, sudah lakukan koordinasi dengan Dandim 1701 Jayapura menyangkut persiapan, serta kami akan melaporkan kepada Wali Kota setempat,” katanya.

Diperkirakan peserta yang hadir sekitar 1000 orang lebih dan lokasi penyelenggara sudah disepakati di Kwarcab Muara Tami.

Ditambahkan selain melakukan koordinasi dengan pemerintah, juga pihaknya telah berkoordinasi dengan para ondoafi.

“Kami sudah melakukan koorsinasi dengan para ondoafi dan mereka menyambut positif dan mereka juga menyampaika terima kasih,” ujarnya

“Karena ini event nasional maka kami harus siap jauh-jauh hari, agar Kota Jayapura menjadi tuan rumah yang baik,” tandasnya.  ( Ardiles / lintaspapua.com )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here