Kepala Kepala Distrik Sentani, Budi Prodjonegoro Yokhu, S.STP., sekaligus menegaskan, bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi untuk penertiban badan jalan protokol Kota Sentani, sehingga pedagang atau masyarakat yang memakai badan jalan tersebut harus segera ditertibkan. Tampak saat mengarahkan pada pedagang bersama para staffnya untuk menertibkan langsung.. (Foto Humas Distrik Sentani)

SENTANI (LINTAS  PAPUA)  – Sejak tanggal 01 Maret 2019 Pemerintah Distrik Sentani tidak mengijinkan aktivitas berjualan khusus bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) disepanjang Jalan Protokol Kantor Bupati Jayapura – Hawai Sentani.

Hal ini disampaikan Kepala Kepala Distrik Sentani, Budi Prodjonegoro Yokhu, S.STP., sekaligus menegaskan, bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi untuk penertiban badan jalan protokol Kota Sentani, sehingga pedagang atau masyarakat yang memakai badan jalan tersebut harus segera ditertibkan.

Caption Foto : Kepala Kepala Distrik Sentani, Budi Prodjonegoro Yokhu, S.STP.,  memimpin langsung sosialisasi untuk penertiban badan jalan protokol Kota Sentani, sehingga pedagang atau masyarakat yang memakai badan jalan tersebut harus segera ditertibkan. Tampak saat mengarahkan pada pedagang bersama petugas dari distrik. (Foto Humas Distrik Sentani)

“Kami sangat mengapresiasi warga masyarakat yang pada umumnya telah menyadari akan keputusan pemerintah Distrik Sentani, sehingga dengan sendirinya membongkar bangunan non permanen yang berada di Puspenka, Samping Kantor SAR, Hotel Sentani Indah, TVRI Hawai dan depan Kantor Distrik Sentani serta yang berjualan menggunakan tenda/ gerobak di trotoar dan  area parkir pertokoan,” ujar Kepala Distrik Sentani, Budi Prodjonegoro Yokhu, S.STP.,  saat dikonfirmasi.

 

Mantan Kepala Distrik Namblong ini mengakui,  masih ada satu dua pedagang yang diingatkan,  namun tetap berjualan tanpa mengindahkan atau mematuhi pendekatan persuasive.

 

“Yang dilakukan oleh pemerintah melalui pendekatan  “FACE TO FACE” atau Orang Per Orang sejak tanggal 01 Maret 2019, sehingga besok senin, 04 Maret 2019 merupakan kali ketiga atau yang terakhir untuk mengingatkan secara langsung secara persuasif dan face to face,” tuturnya.

 

Budi Yokhu, sapaan akrabnya ini menambahkan, bahwa  berdasarkan rapat koordinasi Pemerintah Distrik, Satpol PP, TNI, POLRI, Dinas Perindag, PTSP dan instansi terkaitnya telah diputuskan bahwa hari Selasa, 05 Maret 2019 adalah waktu dilaksanakan operasi pembersihan para PKL yang tetap berjualan diarea trotoar  dan  parkiran disepanjang jalan protokol mulai dari kantor Bupati – Hawai Sentani dengan mengangkut tenda, gerobak, meja para pedagang yang tetap berjualan pada tanggal 05 Maret 2019.

“Mengingat Agenda Nasional PON 2020 dan Agenda Daerah Kabupaten Jayapura menuju Adipura 2019, sehingga kami dari pemerintah Distrik Sentani komitmen untuk menciptakan kota Sentani yang Indah, Rapi dan  Nyaman, untuk itu, kami memohon dukungan dan partisipasi seluruh komponen masyarakat untuk menyukseskannya,” harap Kepala Distrik Sentani. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here