Bupati Mathius Awoitauw Buka Diklat Calon Guru Kontrak untuk Tingkat SD dan SMP

0
209
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si., didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Alpius Toam, ST, M.MT., (paling kanan), Ketua Panitia Pelaksana Diklat Jon Fallo (dua dari kanan) dan perwakilan dari pemateri, ketika menabuh Tifa sebagai tanda secara resmi di bukanya kegiatan Diklat Calon Guru Kontrak, yang berlangsung di Hotel Merbau, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (18/2/2019) kemarin pagi. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si., didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Alpius Toam, ST.,  M.MT., dan Ketua Panitia Pelaksana Jon Fallo, membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Guru Kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura, yang berlangsung di Hotel Merbau, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (18/2/2019) kemarin pagi.

 

Peserta yang mengikuti diklat sebanyak 110 orang yang terdiri dari calon guru kontrak untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) sebanyak 62 orang dan calon guru kontrak tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 48 orang yang dilaksanakan selama 10 hari. Diklat tersebut dilaksanakan mulai tanggal 18 Februari 2019 sampai dengan tanggal 28 Februari 2019.

 

Selain itu, para pemateri dan narasumber pada Diklat ini berasal dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Papua, Unicef dan Yayasan Indonesia Cerdas.

 

Pada kesempatan ini, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si., mengharapkan, peserta diklat calon guru kontrak ini harus lebih baik dari guru-guru kontrak yang sebelumnya telah direkrut oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura.

“Jadi, dengan tenaga-tenaga Sarjana Pendidikan (S.Pd) yang muda-muda ini dan rata-rata juga orang Jayapura ini kita berharap mereka harus lebih baik dari guru-guru kontrak sebelumnya,” harap Bupati Mathius, usai membuka Diklat Calon guru Kontrak untuk SD dan SMP di Kabupaten Jayapura, yang berlangsung di Hotel Merbau, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (18/2/2019) kemarin pagi.

 

Karena itu, dirinya mengakui, guru-guru kontrak yang sebelumnya itu sudah memiliki prestasi yang luar biasa. Akan tetapi, mereka atau guru-guru kontrak sebelumnya ini lebih banyak teman-teman guru dari luar yang mau mengabdi di Papua.

 

“Namun mulai kali ini perekrutannya itu kita utamakan anak-anak Jayapura. Supaya contoh yang baik ini teman-teman guru kita yang ada di daerah bisa melihat itu. Kenapa mereka bisa, kita tidak bisa?. Bukan kesempatannya saja, tetapi juga kemampuan bertahan dan kemampuan berbuat sesuatu di kampung,” akunya.

 

Disela-sela wawancaranya, Bupati Mathius memberikan ucapan selamat kepada seluruh peserta Diklat yang sekarang sedang mengikuti Diklat Calon Guru Kontrak untuk tingkat SD dan SMP agar lebih siap membawa perubahan pendidikan kepada anak usia SD dan SMP yang lebih baik di daerah ini.

 

Ia berharap, selama proses seleksi harus diikuti dengan baik, karena sangat menentukan tingkat kelulusan sebagai tenaga guru kontrak. (Irf)