FKUB Papua Gelar Doa dan Puasa Bersama Untuk Pemilu Damai 2019

63
Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Papua, bersama Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua dan Polda Papua hingga Pemerintah Provinsi Papua menggelar doa puasa dan buka puasa bersama dalam rangka menyongsong pelaksanaan Pilpres dan Pileg serentak tahun 2019, di salah satu hotel di Entrop, Kota Jayapura, Senin (11/2/2019). (Fransisca / lintaspapua.com )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Papua, bersama Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua dan Polda Papua hingga Pemerintah Provinsi Papua menggelar doa puasa dan buka puasa bersama dalam rangka menyongsong pelaksanaan Pilpres dan Pileg serentak tahun 2019, di salah satu hotel di Entrop, Kota Jayapura, Senin (11/2/2019).

 

Kegiatan ini berjalan dengan damai di Tanah Papua, yang dihadiri sekitar 100 peserta, juga 6 tokoh agama di Papua yang membuka kegiatan dengan doa masing-masing agama, lalu hadir pula perwakilan KPU, Bawaslu Papua, perwakilan Polda Papua, Perwakilan dan para perwakilan dari instansi terkait.

Caption Foto : Suasana Kegiatan Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Papua, bersama Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua dan Polda Papua hingga Pemerintah Provinsi Papua menggelar doa puasa dan buka puasa bersama dalam rangka menyongsong pelaksanaan Pilpres dan Pileg serentak tahun 2019, di salah satu hotel di Entrop, Kota Jayapura, Senin (11/2/2019). (Fransisca / lintaspapua.com )

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama, Pdt. Lipiyus Biniluk, M.Th., mengatakan, bahwa doa dan puasa ini salah satu langkah untuk mendukung demokrasi di Papua dan mendukung pemerintahan.

 

“Kita Sudah melakukan doa puasa yang dilakukan seluruh umat dan tokoh agama di kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, kita berdoa untuk seluruh perangkat, pejabat, dan masyarakat Papua, karena kita butuh intervensi terhadap pelaksana negara,” ujar Pdt. Lipiyus Biniluk, dalam sambutannya.

 

Dirinya menuturkan, bahwa harapan pihaknya kepada  semua tokoh agama mendukung Program pemerintah Papua.

“Kita membutuhkan energi untuk menjaga Papua dengan berdoa dan puasa, saya yakin tidak sia – sia dan  Tuhan pasti mendengar doa kita. Agar Pileg dan Pilpres pasti sukses bila mengikuti aturan,” tuturnya berkeyakinan.

Sementara itu,  Ketua Bawaslu Provinsi Papua, Metusalj Infandi mengatakan agar semua peserta berperan benar tanpa menimbulkan hal kurang baik,  dengan Bawaslu dan KPU.

 

“Salam kerukunan, Pemilu kali ini sebuah tantangan bagi Indonesia yang luar biasa ini, Bawaslu berharap peserta pemilu untuk berkompetisi dengan sehat dan benar, kami juga mengharapkan peserta jangan lagi goda-goda kami terutama KPU dan Bawaslu, biarkan kami bekerja melaksanakan tugas kami dan awasi kami, jiwa ada yang melakukan pelangaran kode etik dilaporkan,” tutunya

 

Sementara itu, Wakil Kapolda Papua, Brigjen. Pol. Drs. Yakobus Marjuki menyatakan dukunganya atas kegiatan doa bersama bagi Pemilu 2019

 

“Kegiatan seperti ini kami sambut baik, karena berdampak positif dan membantu pemilu di Papua berjalan dengan baik, kami terus akan menjaga situasi aman saat pemilu di Papua ini,”  harapnya.

Senada dengan itu, Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal mengatakan, bahwa  kehidupan iman di Papua menjadi contoh, mengharapkan Pemilu Papua aman sebelum dan sesudahnya.

 

“Papua ini di berkati, di cintai oleh Allah, kita Sudah di sapa duluan dia jam lebih dahulu di Indonesia ini, betapa baiknya Allah bagi Papua, kehidupan iman di Papua ini harus menjadi contoh bagi seluruh umat. FKUB harus kita jaga,  agar kondisi tenang dan menjadi contoh.kami Provinsi Papua mendukung dan senang dengan kegiatan ini, mendukung Pemilu sepenuhnya, serta mengharapkan kondisi Aman sebelum hingga sesudah pemilu,” pungkasnya. ( Fransisca / lintaspapua.com )