Pemkab Puncak Dorong Kontribusi BUMD Tingkatkan PAD

67
Bupati Puncak Willem Wandik,SE,M,Si, saat membuka kegiatan seminar dan RUPS PT.Puncak Papua Mandiri yang merupakan RUPS pertama, di Hotel Swissbel, Jumat (8/2/2019). (Humas Puncak)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Kabupaten Puncak terus mendorong Badan Usaha Milik daerah (BUMD) PT.Puncak Papua Mandiri yang dibentuk dan telah beroperasi sejak 2017 lalu, untuk berkontribusi dalam peningkatan penghasil pendapatan asli daerah (PAD),bahkan sejumlah terobosan akan dilakukan dalam rangka mengembangkan sayap untuk mencari sejumlah peluang bisnis  untuk mencapai target.

Demikian hal tersebut terungkap dalam seminar dan Rapat umum pemegang saham (BUMD) PT.Puncak Papua Mandiri (PPM), yang dibuka oleh Bupati Puncak, Willem Wandik, SE, M.Si, di Swissbelhotel,selama dua hari sejak Jumat (8/2/2019) pekan kemarin.

“Ini RUPS pertama,kita akan lebih profesional,dalam pengelolaan BUMD ini,kita akan mantapkan organisasi lagi,dan terus mencari peluang bisnis yang mampu meningkatkan PAD,yang menariknya dimana kita sudah mendapatkan dua nilai mekanisme dalam menjalankan BUMD ini, dimana nilai Bisnis dan nilai sosial,” ungkapnya.

Kata Willem Wandik, nilai sosial dimana dengan hadirnya BUMD, terutama dalam membantu pemerintah daerah untuk menurungkan harga yang begitu tinggi di Ilaga, dengan hadirnya Grosir di Ilaga, dimana harga sembako menurun dibanding sebelumnya, bahkan kios-kios di Ilaga, terpaksa harus menurungkan harga barangknya mengikuti harga Grosir Ilaga,bahkan ke depan Grosir akan dikembangkan juga di Distrik Beoga dan Sinak.

“Kita akan melihat peluang bisnis lainnya, bukan saja di Grosir tapi usaha lainnya,yang bisa meningkatkan PAD,” ungkapnya.

Lanjut Bupati Willem Wandik,untuk pengembangan bisnis tahun ini, dimana BUMD akan melebarkan sayap dengan membentuk Perusahan yang akan konsetrasi untuk bisnis penerbangan, di wilayah Pegunungan Tengah, dua pesawat grand caravan yang sudah didatangkan oleh Pemkab Puncak, sejak 2018 lalu, akan menjadi modal untuk peningkatan PAD maupun kegiatan sosial.

“Kita akan membentuk tim perumus, selanjuutnya kami merumuskan sejumlah pikiran, nantinya Agustus akan dilakukan RUPS luar biasa, disana kita akan menetpkan pengembangan BUMD ini ke depan seperti apa,bisnis apa yang akan kita kerjakan,”tambahnya.

Willem Wandik memberikan apresiasi, juga kepada jajaran Disrektur BUMD. PT.Puncak Papua Mandiri yang sudah berupaya mencari sistem untuk mengembangkan bisnis di wilayah Puncak, meski baru dua tahun,terutama pengembangan Grosir.

“Untuk bicara ide atau gagasan itu semua orang bisa saja, tapi untuk membentuk sistem dan melaksanakan di lapangan itu tidak muda, namun hal tersebut sudah dilakukan oleh BUMD, kita perlu berikan apresasi buat mereka,”tukasnya.

Yang menariknya lagi kata Willem Wandik, pada tahun ini, Pemerintah pusat, sudah memberikan kepercayaan untuk sistem penyaluran subsidi cargo atau yang disebut Tol udara, akan diberikan kepada BUMD PT.Puncak Papua Mandiri untuk mengelola subsidi cargo tersebut.

Direktur BUMD. PT.Puncak Papua Mandiri, Bayu mengatakan keuntungan sejak 2017 dan 2018 selama operasi PT. Puncak Papua Mandiri, memang belum terlalu signifikan, namun secara sosial kehadiran BUMD sangat membantu pemerintah daerah, dengan hadirnya dua pesawat ke depan, pihaknya berharap pengembangan bisnis akan lebih mengutungkan lagi untuk meraih PAD.

“Untuk tahun 2019 lagi, kami akan pengembangan bisnis lagi,bidang pesawat akan kita kembangkan, termasuk beberapa bisnis lainnya, tukasnya. (Humas Puncak)