Bupati Willem Wandik Kecewa, Program Otsus dari Pemprov Papua di Puncak Kurang Diperhatikan

0
990
“Karena hampir lima tahun kepemimpinanya, sejak 2013 lalu, ternyata program-program dari pemerintah Provinsi Papua, untuk Kabupaten Puncak sangat minim sekali, padahal Kabupaten Puncak, merupakan salah satu Kabupaten yang masih terbelekang soal sarana infrastruktur, pendidikan dan kesehatan, sehingga membutuhkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Papua,” ujar Bupati Puncak, Willem Wandik, SE, M.Si., di Ilaga, Sabtu (2/1/2019). (Diskominfo Puncak)

ILAGA (LINTAS PAPUA) – Bupati Puncak,  Willem Wandik, SE, M.Si, mengaku,  kecewa terhadap pemerintah Provinsi Papua, terutama kinerja dari pimpinan OPD Pemprov Papua,  terkait program-program yang bersumber dari  dana Otonomi Khusus (Otsus)  yang dilaksanakan ke setiap Kabupaten di Papua.

“Karena hampir lima tahun kepemimpinanya, sejak 2013 lalu, ternyata program-program dari pemerintah Provinsi Papua, untuk Kabupaten Puncak sangat  minim sekali, padahal Kabupaten Puncak, merupakan salah satu Kabupaten yang masih terbelekang soal sarana infrastruktur, pendidikan dan kesehatan, sehingga membutuhkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Papua,” ujar Bupati Puncak,  Willem Wandik, SE, M.Si., di Ilaga, Sabtu (2/1/2019).

 

Dirinya bercerita, dalam ingatannya pada waktu Gubernur Papua,  Lukas Eneme pada periode pertama 2013 pernah ke Beoga, Kabupaten Puncak, saat peresmian alat berat dan Tugu Injil Kingmi.

“Saat itulah ada program infratruktur di Puncak, setelah itu, kami jarang sekali mendapatkan program dari dana Otsus lagi yang dilaksanakan oleh pemerintah Provinsi Papua di Puncak,”ungkapnya.

Willem Wandik mengatakan,  memang dari pembagian anggaran Otsus untuk kabupaten dan Kota, Kabupaten Puncak, memang sudah mendapatkan bagiannya, hanya saja yang dirinya persoalkan adalah soal kegiatan dari Provinsi yang bersumber dari dana Otsus yang dilaksanakan di Kabupaten.

“itu yang Kabupaten Puncak minim sekali, padahal rata-rata pimpinan di Provinsi Papua, adalah orang yang berasal dari Kabupaten Induk Puncak Jaya, yang paham sekali dengan kondisi di Kabupaten Puncak,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Willem Wandik, mendorong agar pimpinan OPD di Kabupaten Puncak, untuk rajin berkordinasi dengan SKPD di Pemerintah Provinsi Papua, terkait dengan program-program yang bersumber dari dana Otsus.

“Terutama program infratruktur, kesehatan, pendidikan, bisa dilaksanakan di Kabupaten Puncak,sehingga Kabupaten Puncak juga maju seperti Kabupaten lain di Papua,” ungkapnya.

Bupati yang memimpin dua periode ini mengakui, Kabupaten Puncak ini pemekaran dari Kabupaten Puncak Jaya, lagi pula hampir semua pimpinan OPD di Provinsi Papua, sebagian besar dari Puncak Jaya.

“Harusnya kalian OPD di Puncak ini, kenal betul dengan mereka, kamu pergi ke Provinsi sana kordinasi dengan mereka, sehingga bisa melobi ke Provinsi Papua, biar kami juga dapat program dari dana Otsus,” tegasnya.

“Kami berharap tahun ini, bisa ada program dari Provinsi yang masuk ke Puncak, supaya kabupaten ini samasama maju, jangan Kabupaten lain yang diperhatikan saja, Kami juga perlu diperhatikan,terutama program infratruktur,” tambahnya. (Humas Puncak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here